Yogyakarta

TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Targetkan 71% Suara di Yogyakarta

TKD Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Jokowi-Ma'ruf Amin targetkan mendapatkan lebih dari 71 persen suara di Yogyakarta.

TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Targetkan 71% Suara di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Kampanye PDIP di Lapangan Sumbergiri, Ponjong melakukan simulasi pencobolosan, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tim Kampanye Daerah (TKD) Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Jokowi-Ma'ruf Amin targetkan mendapatkan lebih dari 71 persen suara di Yogyakarta.

Hal tersebut diutarakan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) DIY, Bambang Praswanto setelah kampanye rapat terbuka di Lapangan Ponjong, Rabu (10/4/2019).

"Untuk Yogyakarta kami targetkan mendapatkan angka 71 persen lebih suara. Kekuatan kami ada di dua kabupaten dan kota yaitu Kota Yogyakarta dan juga Kabupaten Gunungkidul. Walaupun di tempat lain ada yang lemah seperti Kulon Progo, maka kampanye kita kemarin di Kulon Progo untuk meningkatkan elektabilitas," ucapnya pada Tribunjogja.com.

Baca: Menikmati Manis-Gurihnya Gurameh Bakar Ala Jambon Resto

Ia mengatakan melihat para relawan bekerja secara door to door dan secara masif pihaknya optimis dapat meraih 75 persen suara di Yogyakarta.

"Harapan saya tanggal 17 jangan sampai tidak datang ke Tempat Penungutan Suara (TPS) apapun kerepotannya, jika memang ingin piknik bisa dilakukan setelah mencoblos di TPS, jangan sampai dinina bobokan 01 sudah menang lalu tidak datang ke TPS itu adalah jebakan," ujarnya.

Bambang melihat kondisi saat ini masa-masa kampanye di DIY cenderung kondusif dan dapat mengundang banyak massa, namun pihaknya menekankan adanya unsur-unsur luar yang memancing keributan.

"Saya melihat adanya unsur luar yang mancing-mancing seperti mengejek, lalu memberikan tanda lainnya, dan sebagainya kadang-kadang teman-teman di Yogyakarta terpancing akan hal itu tetapi secara keseluruhan masa kampanye ini cukup kondusif dan aman," katanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat terutama simpatisan Jokowi-Ma'ruf Amin untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban hingga hari pencoblosan nanti.

Baca: Komunitas Relawan Rumah Indonesia Berkemajuan Deklarasikan Dukung Jokowi

"Pada tanggal 17 pun juga harus lebih karena masa penghitungan suara bisa lebih dari tanggal 17, untuk itu menjaga kedamaian sangat penting dalam berdemokrasi jangan ada lagi ujaran kebencian, fitnah, hoaks, dan money politik, tidak usah bohong-bohong," katanya.

Sementara itu Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Gunungkidul, Endah Subekti mengatakan pihaknya mengklaim elektabilitas Jokowi sudah diatas angka 70 persen dalam survey capres yang dilakukan pihaknya.

"Itu hasil survey terakhir pada bulan akhir maret lalu. Dengan saya melihat antusiasme teman-teman saya optimis akan terukir sejarah kembali di Gunungkidul, Jokowi akan menjadi leadingnya seperti pemilu lalu," katanya.

Selanjutnya ia mengatakan pada internal PDIP mempunyai 26 petarung yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin untuk membawa laskar yang sudah resmi terdaftar pada polres dan DPC dan dikukuhkan DPP dalam kampanye di Lapangan Sumbergiri, Ponjong.

"Melihat mereka mengeluarkan massa berarti mereka sungguh-sungguh ingin menang. Sedangkan target kursi DPRD minimal seperti tahun 1999 yaitu 15 kursi maksimal disetiap kecamatan mendapatkan satu kursi," pungkasnya.  (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved