Bisnis

Tanpa Investor, Bisakah Bisnis Start Up tetap Dapat Berjalan?

Apakah pasar sudah cukup loyal atau hanya dengan sejentik “iming-iming” langsung pindah ke lain hati?

Tanpa Investor, Bisakah Bisnis Start Up tetap Dapat Berjalan?
wired.it
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Ada banyak pertanyaan terbersit oleh para founder start up saat membangun bisnis mereka dari nol.

Apakah produk atau jasa yang ditawarkan benar-benar dibutuhkan?

Apakah platform yang sudah dikembangkan dan menelan biaya tidak sedikit bisa bertahan?

Apakah pasar sudah cukup loyal atau hanya dengan sejentik “iming-iming” langsung pindah ke lain hati?

Apakah tim bekerja menuju visi yang sama?

Lalu, bagaimana mengembangkan bisnis dengan modal minim atau tanpa bantuan investor?

Baca: Startup Ini Mengubah Limbah Menjadi Bahan Bangunan

Co-Founder Dusdusan.com, Christian Kustedi membagikan poin-poin penting mengenai efisiensi budget dalam membangun start up.

Poin pertama yaitu menunda reward.

Menunda reward disini dalam arti menunda mengeluarkan budget yang tidak berdampak langsung bagi percepatan pertumbuhan bisnis.

Baca: UMY Gelar Seminar Technopreneur Why Should You Do Startup Right Away

Menurutnya saat pertumbuhan perusahaan cukup signifikan, seringkali founder merasa cukup puas dan mulai masuk mode comfort zone.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved