Bisnis

Penambangan Bitcoin di China Dikabarkan akan Dilarang

Hal ini menurut draf daftar kegiatan industri yang ingin dihentikan, dan merupakan meningkatnya sinyal tekanan pemerintah terhadap mata uang kripto al

Penambangan Bitcoin di China Dikabarkan akan Dilarang
sky news
Ilustrasi mata uang virtual atau mata uang kripto, salah satunya yakni bitcoin 

TRIBUNJOGJA.COM, SHANGHAI - Meski China adalah pasar terbesar di dunia untuk perangkat keras komputer yang dirancang untuk menambang bitcoin dan mata uang kripto lainnya, Otoritas China disebut ingin melarang penambangan bitcoin.

Hal ini menurut draf daftar kegiatan industri yang ingin dihentikan, dan merupakan meningkatnya sinyal tekanan pemerintah terhadap mata uang kripto alias cryptocurrency.

Baca: Potongan Jet Tempur F-35 Ditemukan di Samudra Pasifik, Nasib Pilot Belum Diketahui

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (10/4/2019), China adalah pasar terbesar di dunia untuk perangkat keras komputer yang dirancang untuk menambang bitcoin dan mata uang kripto lainnya.

Padahal, aktivitas semacam itu sebelumnya berada di area abu-abu pengawasan regulator.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC) pada awal pekan ini menyatakan tengah mengumpulkan opini publik terkait revisi daftar industri yang akan didorong, dilarang, atau dikurangi aktivitasnya.

Daftar tersebut pertama kali dipublikasikan pada tahun 2011.

Baca: Harga Bitcoin Tiba-tiba Naik Drastis, Lompatan Dramatis, Penyebabnya Masih Misteri

Dalam draf revisi daftar tersebut, penambangan mata uang kripto termasuk bitcoin dimasukkan ke dalam jajaran 450 kegiatan yang dipandang harus dilarang oleh NDRC.

Sebab, kegiatan tersebut dipandang termasuk industri yang tak sesuai dengan aturan, regulasi, bersifat tidak aman, boros sumber daya, atau mencemari lingkungan.

Di dalam dokumen itu tak tertera juga target waktu atau rencana menekan penambangan bitcoin.

Artinya, kegiatan tersebut harus dihilangkan secepatnya.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved