Kota Yogyakarta

Dinkes Siagakan Psikolog dan Psikiater Antisipasi Caleg Gangguan Jiwa

Menjelang berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan, berbagai pihak mulai mempersiapkan segala sesuatunya.

Dinkes Siagakan Psikolog dan Psikiater Antisipasi Caleg Gangguan Jiwa
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan, berbagai pihak mulai mempersiapkan segala sesuatunya.

Tak hanya peserta dan penyelenggara Pemilu 2019, namun Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta juga menyiagakan tenaga psikolog dan psikiater untuk menangani calon anggota legislatif (caleg) yang gagal mendapatkan kursi dewan kehormatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat menyebut bahwa seluruh Puskesmas di wilayah yang berjumlah 18, telah dilengkapi oleh masing-masing satu orang psikolog.

Psikolog ini tidak hanya untuk menangani gangguan jiwa pada caleg, namun juga gangguan jiwa untuk pasien umum.

Terkait banyaknya caleg yang berlaga di tahun ini, mengingat tahun ini juga diselenggarakan 5 jenis pemilihan yang berbeda dari jenjang DPRD Kota/Kabupaten, DPRD DIY, DPR RI, DPD RI, dan Presiden, Agus menjelaskan bahwa pihaknya siap memberikan pembekalan lebih baik berupa perbekalan medis maupun penjadwalan.

Baca: Dapatkah Orang dengan Gangguan Kejiwaan Jadi Pemilih dalam Pemilu 2019 Nanti?

"Kita siagakan masing-masing psikolog di Puskesmas. Nantinya bila tidak bisa tertangani di faskes dasar, maka dirujuk ke RS Pratama dan RS Jogja yang selain psikolog juga ada psikiater," jelasnya kepada Tribun jogja, Rabu (10/4/2019).

Agus menjelaskan, bahwa mekanisme rujukan tetap digunakan.

Artinya penanganan masalah gangguan jiwa tersebut dilakukan berjenjang. Namun untuk kasus kedaruratan jiwa bisa langsung ditangani melalui IGD.

"Kedaruratan jiwa ini misalnya mengamuk atau bahkan ingin bunuh diri. Itu bisa langsung masuk lewat IGD," bebernya.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved