Jawa

Ratusan Warga Asing Dideportasi dari Jawa Tengah

Dari sebanyak 206 orang asing yang dideportasi pada tahun 2018, ada sebanyak sembilan orang yang diberikan tindakan pro justicia.

Ratusan Warga Asing Dideportasi dari Jawa Tengah
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Ramli HS, Selasa (9/4/2019) usai rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Tingkat Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Magelang Tahun Anggaran 2019. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah, Divisi Keimigrasian, telah mendeportasi 197 orang asing di wilayah Jawa Tengah selama tahun 2018 lalu.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, sebanyak 37 orang asing juga dideportasi pada hingga bulan Maret 2019 ini.

Banyak diantaranya dideportasi karena penyalahgunaan izin keimigrasian.

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

"Selama tahun 2018 ini, kami sudah mendeportasi 197 orang asing di Jawa Tengah. Mereka dideportasi karena izin tinggalnya telah habis masa berlakunya. Ada juga WNA yang menyalahgunakan perizinan. Dia izin sebagai turis, tetapi di sini dia malah bekerja," kata Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Ramli HS, usai Rapat dan Pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Tingkat Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Magelang Tahun Anggaran 2019, Selasa (9/4/2019).

Ramli mengatakan, dari sebanyak 206 orang asing yang dideportasi pada tahun 2018, ada sebanyak sembilan orang yang diberikan tindakan pro justicia.

Sementara hingga bulan Maret 2019, sebanyak 37 orang dideportasi.

Dua orang diberi tindakan pro justicia, satu diantaranya inkrah, satu lainnya p21.

Dikatakannya, orang-orang asing tersebut berasal dari China, Korea, India, dan sebagian negara asia lain.

Baca: Ribuan Pemilih Pindah Memilih ke Magelang, Didominasi Santri

Orang-orang tersebut dikeluarkan dari Indonesia.

“Ada yang kita pro justitia ada 9 orang. Jadi total yang kita lakukan penegakan hukum orang asing di Jawa Tengah tahun 2018 adalah 206 orang, 197 orang kita langsung deportasi, 9 orang kita proses pro jutistia dan 206 sudah kita keluarkan,” tegasnya.

Lanjutnya, demi mengintensifikan upaya pengawasan terhadap orang asing, Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) pun dibentuk hingga tingkat kecamatan.

Pasalnya, Kecamatan menjadi aparatur terdepan yang paling tahu keberadaan dan kegiatan warga.

Diharapkan, informasi-informasi pelanggaran yang dilakukan orang asing dapat terdeteksi, dan dapat ditindakan secara cepat.

"Kecamatan ini menjadi garda terdepan aparatur yang bisa mengetahui keberadaan dan kegiatan warganya, oleh karena itu segala informasi terkait pelanggaran orang asing dapat terdeteksi dan ditindak dengan cepat," kata Ramli.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved