YPA-MDR Bina Kampung Berseri Astra di Gunungkidul

Diharapkan dari kegiatan ini, KBA dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam pengelolaan KBA.

YPA-MDR Bina Kampung Berseri Astra di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Head of CSR Astra Internasional Muhammad Taufan saat mengunjungi KBA di Gedangsari, Jumat (7/4/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Astra Indonesia mengumpulkan Kampung Berseri Astra (KBA) di Tegalrejo Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.

Diharapkan dari kegiatan ini, KBA dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam pengelolaan KBA.

Head Of CSR Astra International, Muhammad Taufan mengatakan, total KBA saat ini berjumlah 80 kampung di 34 provinsi, sedangkan untuk desa ada 370 desa di 23 provinsi.

"KBA sendiri adalah program unggulan Astra. Dalam penerapannya kami menggabungkan empat pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan yang terakhir adalah program lingkungan," ujarnya, saat ditemui Tribunjogja.com di sela-sela kegiatan temu KBA di Tegarejo, Gedangsari, Gunungkidul, Minggu (7/4/2019).

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

Lanjutnya dalam tiap pilar-pilar tersebut ada terdiri dari beberapa program seperti pendidikan lebih fokus pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di dalamnya ada program pengembangan sarana dan prasarana, pengembangan guru dan murid dan juga pengembangan kurikulum.

"Sedangkan di kesehatan juga hampir sama seperti pengembangan sarana dan prasarana, serta kader-kadernya kita bina, kita bentuk sebuah komunitas dan mengembangkan teknologinya seperti e-posyandu. Sedangkan pada kewirausahaan mulai kita coba kembangkan pasarnya, produknya, kita pastikan marketing beserta packaging. Untuk lingkungan mulai penanaman pohon sampai mengedukasi masyarakat untuk hidup bersih dan sehat," paparnya.

Ia berharap dengan adanya KBA dapat memberikan dampak di lingkungan sekitar dengan cara membina kampung lainnya dari KBA yang sudah terbentuk.

"Diharapkan KBA dapat membina kampung di sekitarnya dengan demikian maka pemberdayaan masyarakat berjalan dengan cepat, Dan juga dampak yang dihasilkan semakin besar dan juga banyak," ucapnya.

Baca: Antisipasi Datangnya Kemarau, BPTP Yogyakarta Kenalkan Cara Tanam Jajar Legowo Super di Gunungkidul

Sementara itu Ketua Pengurus, Yayasan Pendidikan Astra - Michael D Ruslim (YPA-MDR) Herawati Prasetyo dalam pers rilisnya mengatakan pihaknya mendukung program forum dan kunjungan Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera (KBADS) yang berlangsung pada 6-8 April 2019 di desa Tegalrejo, Gedangsari Gunungkidul, Yogyakarta.

"Kami hadir sejak 2007 di Kabupaten Gunungkidul yang menjadi satu di antara lokasi KBADS kami merintis dan membina SDN Candi, DN Prengguk 1, SDN Prengguk 2, SDN Gupit, SDN Tegalrejo, SMPN 2 Gedangsari, SMKN 2 Gedangsari dengan konsep sekolah eskalator. Hal tersebut merupakan komitmen kami dalam menciptakan generasi muda yang unggul," jelasnya.

Dirinya melanjutkan melalui program pembinaan pendidikan yang dilakukan YPA-MDR diharapkan ada dampak positif pada pemberdayaan masyarakat menuju ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Gunungkidul, Sujoko mengatakan, pemerintah daerah bangga dimana Astra dapat memberikan pendampingan yang semakin meluas dari awalnya yang hanya pendidikan.

"Menurut kami dengan adanya KBA menambah semangat kelompok-kelompok di Tegalrejo ini dengan hadirnya Astra di seluruh Jawa ini sebagai media silahturahmi dan dapat mengadaptasi apa yang sudah berkembang dimsing pilar," pungkasnya. (*/adv)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved