Garda Satwa Indonesia Ajukan Surat Terbuka untuk Pandji Pragiwaksono, Gara-gara 'Kucing Gembel'

Garda Satwa Indonesia Ajukan Surat Terbuka untuk Komika Pandji Pragiwaksono, Gara-gara 'Kucing Gembel'

Garda Satwa Indonesia Ajukan Surat Terbuka untuk Pandji Pragiwaksono, Gara-gara 'Kucing Gembel'
KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA
Pandji Pragiwaksono 

TRIBUNJOGJA.COM - Standup Comedy, Pandji Pragiwicaksono, kembali mendapat kecaman atas konten lelucon yang ia lontarkan dalam akun Youtube-nya sejak Senin (1/4/2019).

Konten standup comedy yang berjudul 'Pandji Benci Hewan Gembel' tersebut mendapat kecaman keras oleh komunitas pecinta satwa, Garda Satwa Indonesia (GSI).

Melalui akun Instagram @gardasatwaindonesia surat terbuka dilayangkan pada pria berusia 39 tahun tersebut.

"Cuplikan video ini kami record dari chanel youtubenya @pandji.pragiwaksono yang berjudul “PANDJI BENCI HEWAN GEMBEL”. Surat terbuka untuk Pandji Pragiwaksono," tulis akun GSI.

Menurut GSI lelucon yang dilontarkan Pandji akan berdampak buruk pada kesejahteraan hewan-hewan, terutama kucing jalanan.

"Anda ini seorang influencer dan banyak yang mengikuti sosial media anda. Pernyataan apapun akan memberikan efek bagi sekitar anda," lanjut postingan GSI.

GSI menungkapkan bahwa kata-kata yang dilontarkan Pandji atas kebenciannya terhaap seekor kucing akan diikuti oleh pengikutnya.

Tentu saja sebagai komunitas yang befokus ada kesejahteraan hewan, ungkapan lelucon tersebut memetik amarah.

"Tanpa anda bicara seperti itu saja hidup kucing liar sudah sulit, jangan ditambah lagi pernyataan anda yang benci hewan gembel sehingga memprovokasi orang lain juga untuk merasa wajar membenci hewan jalanan," tambahnya.

Pantauan Tribunjogja.com Jumat pukul 17.30, Pandji belum memberikan komentarnya terkait surat terbuka milik GSI.

Namun beberapa pengguna Instagram, termasuk pecinta satwa, banyak memberikan komentar atas video tersebut.

Sebelumnya komika Pandji juga pernah mendapatkan kecaman atas leluconnya yang dianggap melecehkan agama.

Dalam kasusnya Pandji mendapat kecaman atas leluconnya mengenai 'toa masjid'.

Akibat masalah tersebut Pandji membuat klarifikasi dan permohonan maaf melalui akun Youtube-nya pada 21 Januari 2018.

(*)

Penulis: Hanin Fitria
Editor: ose
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved