International Visitor Leadership Program

Menjelajah Chicago, Kota 'Di Bawah Awan'

Meski berstatus sebagai "Ibukota Kereta Api Amerika" dengan jalur kereta apinya yang rumit dan padat, namun angkutan melalui air nyatanya masih diguna

Menjelajah Chicago, Kota 'Di Bawah Awan'
TRIBUNJOGJA.COM / Rento Ari Nugroho
Kota Chicago di negara bagian Illinois yang merupakan kota terpadat nomor 3 di Amerika Serikat banyak dilalui sungai yang dimanfaatkan sebagai sarana transportasi dan rekreasi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Oleh orang Amerika sendiri, Chicago dijuluki sebagai The Windy City alias kota yang selalu berangin.

Letaknya yang berada di tepian danau Michigan membuatnya memiliki iklim yang unik.

Memiliki banyak gedung pencakar langit dengan yang tertinggi berupa Wilis Tower (Dulunya bernama Sears Tower) yang menjulang 442 meter dari permukaan tanah.

Gedung ini merupakan bangunan tertinggi kedua di belahan bumi barat setelah gedung One World Centre.

Selain itu, gedung Trump International Hotel and Tower di Chicago juga menjadi bangunan tertinggi ketiga di Amerika.

Terlepas dari adanya bangunan sangat tinggi, kebanyakan gedung di Chicago akan tertutup awan di sebagian puncaknya ketika siang menjelang sore.

Baca: Seperti Apakah Kuliner Khas Amerika?

Setidaknya itu yang dilihat rombongan IVLP dari Indonesia selama beberapa hari di Chicago.

Selain awan, ketika sore tiba, hawa dingin menggigit menyergap.

Hal ini membuat banyak orang yang keluar rumah mengandalkan jaket dan mantel yang cukup tebal.

Suasana kota Chicago di Negara Bagian Illinois yang berangin
Suasana kota Chicago di Negara Bagian Illinois yang berangin (TRIBUNJOGJA.COM / Rento Ari Nugroho)

Cuaca yang cukup unik ini berdasarkan penuturan beberapa orang Amerika sangat dipengaruhi oleh keberadaan Danau Michigan.

Halaman
1234
Penulis: toa
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved