Sleman

Kejar Predikat Layak Anak, Pemkab Sleman Tunggu Hasil Penilaian KemenPPPA

Pemkab Sleman saat ini mengejar predikat "Kabupaten Layak Anak" tingkat Utama.

Kejar Predikat Layak Anak, Pemkab Sleman Tunggu Hasil Penilaian KemenPPPA
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (kiri) dan Kepala DP3AP2KB Sleman Mafilindati Nuraini (kanan) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemkab Sleman saat ini mengejar predikat "Kabupaten Layak Anak" tingkat Utama.

Predikat tersebut ditargetkan akan diperoleh pada 2019 ini.

Kepala DP3AP2KB Sleman Mafilindati Nuraini dalam jumpa pers menyatakan saat ini masih menunggu hasil penilaian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

"Kami sudah melakukan input data untuk penilaian ke KemenPPPA," ungkap Linda saat ditemui Tribunjogja.com di Kompleks Sekda Sleman, Kamis (04/04/2019).

Beberapa waktu lalu, DP3AP2KB juga telah melakukan sosialisasi terkait Layak Anak ke 17 kecamatan di Sleman.

Sosialisasi juga diikuti dengan inisiasi Sekolah Ramah Anak.

Linda menyatakan, jumlah Sekolah Ramah Anak di Sleman masih sedikit.

Baca: Pemkab Sleman Gandeng Media Massa Deklarasikan Kabupaten Layak Anak

Demi meraih predikat Layak Anak, Linda pun menargetkan setidaknya 50 persen SD-SMP di Sleman menjadi Ramah Anak.

"Saat ini juga sudah ada 32 dusun dan 25 Puskesmas dengan Predikat Ramah Anak," kata Linda.

Ia pun berharap upaya yang sudah dilakukan pihaknya bisa meluas hingga seluruh lapisan masyarakat.

Warga Sleman pun diminta untuk ikut memperjuangkan predikat tersebut.

"Tidak hanya tingkat Kabupaten, tapi hingga tingkat keluarga juga memahami konsep Ramah dan Layak Anak ini," ujar Linda.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved