Jawa

Jembatan Tak Layak di Magelang Bak Jembatan 'Indiana Jones,' Menteri PUPR: Kita Bangun Lagi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun kembali jembatan gantung tersebut agar aman dilalui.

Jembatan Tak Layak di Magelang Bak Jembatan 'Indiana Jones,' Menteri PUPR: Kita Bangun Lagi
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono; Walikota Magelang, Sigit Widyonindito; Anggota DPR RI, Nusyirwan Sujono, memantau jembatan gantung yang ada di Kelurahan Ngembik, Magelang Utara, Kota Magelang, Kamis (4/4/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jembatan Gantung Ngembik di Kota Magelang dinilai sudah tidak layak pakai.

Saking tak layaknya, bahkan sempat dijuluki 'Jembatan Indiana Jones'.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun kembali jembatan gantung tersebut agar aman dilalui.

"Kalau jembatan sudah begini, masa sih tidak bisa diganti. Kita akan ganti tahun 2019 ini. Ini kan jalan buat produksi, untuk anak sekolah, bahaya, untuk itu kami ganti," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Kamis (4/4/2019) saat meninjau jembatan Ngembik.

Basuki mengatakan, usulan pembangunan jembatan telah diterimanya dan akan dimasukkan ke program pembangunan 166 buah jembatan gantung tahun 2019 ini.

"Untuk tanah sudah tersedia di lokasi yang sama. Kementerian tinggal turun tangan untuk membangunnya," ujarnya.

Baca: Menteri PUPR Pastikan Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta Terus Berlanjut, Masuk Tahap Penetapan Lokasi

Lanjutnya, jembatan sepanjang 120 meter itu diperkirakan menelan anggaran sebear Rp 8 miliar.

Tahun 2019 ini, pembangunan akan dimulai. Lebar jembatan yang dibangun 1,8 meter.

"Tahun ini kita kerjakan. Jalurnya ini sudah ada, cuman itu akan kita ganti. Lebar sekitar 1,8 meter, hanya untuk sepeda motor dan pejalan kaki," katanya.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved