Bisnis

Modalku Salurkan Lebih dari Rp 5 Triliun Pinjaman UMKM

Data terbaru Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa UMKM Indonesia berkontribusi atas 60% dari PDB negara.

Modalku Salurkan Lebih dari Rp 5 Triliun Pinjaman UMKM
makemymoney.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Modalku penyedia layanan Peer-to-Peer (P2P) Lending yang bergerak dalam pendanaan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencatat total pencairan modal usaha sebesar Rp 5,2 triliun bagi UMKM sejak didirikan pada 2016 lalu meliputi wilayah Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Dari total pencairan tersebut, Indonesia merupakan pasar terbesar Modalku dengan kontribusi lebih dari Rp 3,1 triliun.

Sementara peningkatan total pencairan dana UMKM Modalku juga mengalami peningkatan, angka total pencairan di Asia Tenggara naik Rp 1 triliun dari Januari 2019 hingga akhir Maret 2019.

Baca: AirAsia Bentuk Dana Modal Ventura RedBeat Capital

"Kami sangat positif dengan hasil ini dan kedepannya kami ingin agar inklusi keuangan dapat tercapai, di mana semua orang memiliki akses ke layanan finansial dan tergabung dalam sistem keuangan formal. Cara Modalku adalah berkontribusi melalui penyediaan modal usaha ke segmen UMKM yang selama ini underserved atau kurang terlayani oleh institusi konvensional," kata Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya lewat keterangannya, Rabu (3/4/2019).

Modalku yang juga beroperasi di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies telah mencairkan lebih dari 350.000 pinjaman di Asia Tenggara dengan tingkat default (gagal bayar) tergolong rendah yaitu 0,76%.

Dalam pelayanannya, Modalku juga fokus terhadap segmen pedagang mikro yang memiliki kebutuhan signifikan akan pinjaman tanpa agunan.

Hal ini tak lain karena besarnya kontribusi sektor UMKM terhadap perekonomian nasional.

Data terbaru Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa UMKM Indonesia berkontribusi atas 60% dari PDB negara.

Baca: Pendataan UKM dan UMKM di Kota Yogyakarta Dinilai Sulit Dilakukan

VP of Product Modalku, Fajar Adiwidodo mengatakan, mulai tahun ini Modalku memperluas cakupan pembiayaan ke segmen mikro.

Sesuai kebutuhan segmen, layanan mikro Modalku dibuat tanpa agunan, cepat, dan mudah.

Struktur pinjaman pun memungkinkan angsuran mingguan dengan bunga terjangkau, agar peminjam dapat menjalankan tujuannya dalam mengembangkan usaha.

"Jumlah pinjaman dimulai dari Rp 3 juta dengan jangka waktu pinjaman hingga satu tahun," kata Fajar.

Disamping itu, Modalku juga menentukan kesempatan bagi debitur (UMKM yang berpotensi) agar bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved