Kota Yogyakarta

Forpi Pantau Bangunan Permanen di Atas Trotoar Telah Sepi

Koordinator Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba mengatakan bahwa pihaknya melakukan klarifikasi ke pihak Kecamatan Jetis Yogyakarta, pada Selasa (

Forpi Pantau Bangunan Permanen di Atas Trotoar Telah Sepi
Istimewa
Bangunan permanen yang berdiri di atas trotoar kawasan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Yogyakarta menindaklanjuti aduan masyakarat terkait dengan persoalan bangunan permanen yang berada di trotoar daerah Bumijo Jetis Kota Yogyakarta.

Koordinator Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba mengatakan bahwa pihaknya melakukan klarifikasi ke pihak Kecamatan Jetis Yogyakarta, pada Selasa (2/4/2019) lalu.

Selain melakukan klarifikasi ke pihak Kecamatan Jetis Kota Yogyakarta, Forpi Kota Yogyakarta juga melakukan pemantauan langsung terhadap bangunan permanen yang ada di selatan salah satu rumah makan yang ada di Kota Yogyakarta itu.

Baca: Hari Ini Forpi Kota Yogyakarta Bakal Datang Manajemen XT Square

"Menurut keterangan Kasi Trantib Kecamatan Jetis Kota Yogyakarta, Agus S mengatakan, sekitar dua tahun lalu pihaknya bersama Satpol PP Kota Yogyakarta telah melakukan penindakan berupa mendatangi lokasi dan memberikan Surat Peringatan (SP) ke tiga bagi pemilik bangunan permanen, yang berjualan di trotoar kawasan Bumijo Jetis Kota Yogyakarta," ujarnya, Rabu (3/4/2019).

Setelah SP 3 itu, lanjutnya, maka menjadi kewenangan Satpol PP Kota Yogyakarta untuk melakukan tindakan lebih lanjut.

Namun sudah dua tahun berlalu, pihak Kecamatan Jetis Yogyakarta bersama Satpol PP akhirnya telah Kota Yogyakarta menindak bangunan tersebut.

"Kami menemukan bangunan permanen tersebut nampak sepi. Karena bangunan tersebut tutup. Hanya nampak kardus minuman mineral kemasan yang ditutup dengan terpal yang ditaruh di trotoar," tandasnya.

Kamba menambahkan, bagi Forpi Kota Yogyakarta sudah semestinya ada tindakan penertiban terhadap bangunan permanen yang berada di jalan Tentara Pelajar Bumijo Jetis Kota Yogyakarta yang menjalankan usaha toko kelontong itu.

Baca: Forpi Sarankan Pemkot Gelar Pertemuan antara Manajemen XT Square dan Pedagang

"Jika terus dibiarkan, maka akan ditiru oleh pedagang yang lainnya dan ini terus-menerus terjadi. Pastinya, akan menjadi preseden buruk bagi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal penegakan aturan. Karena sudah berulang lagi Pemerintah Kota Yogyakarta seakan abai terhadap bangunan komersil yang melanggar aturan, seperti bangunan komersil yang ada di Jalan Ipda Tut Harsono Timoho Umbulharjo Kota Yogyakarta," bebernya.

Terkait dengan informasi bahwa pemilik bangunan permanen yang ada di kawasan Bumijo Jetis Kota Yogyakarta merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN), maka akan Forpi Kota Yogyakarta akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tetapi, jika informasi tersebut benar adanya sehingga menjadikan sulit bagi pihak Trantib Kecamatan Jetis maupun Satpol PP Kota Yogyakarta untuk melakukan tindakan tegas terbukti dengan masih tetap berdagang, maka akan sangat disesalkan.

"Karena siapapun yang melanggar aturan, maka perlu adanya tindakan tegas. Apalagi jika benar bahwa pemilik bangunan permanen yang ada dikawasan Bumijo Jetis Yogyakarta merupakan seorang ASN, sejatinya mengerti terhadap aturan yang ada," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved