Kota Yogyakarta

Antisipasi Penyakit Musim Hujan

Amel mengatakan, untuk terkait penyakit ISPA dan diare, warga diminta untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Antisipasi Penyakit Musim Hujan
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Cuaca yang tidak lagi bisa diprediksi membuat daya tahan tubuh seseorang bisa menurun dan membuat virus maupun bakteri menyerang. Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Yudiria Amelia mengatakan bahwa ketika masih ada intensitas hujan yang turun, maka masyarakat perlu mewaspadai beberapa penyakit yang ada.

"Kalau musim seperti ini gangguan yang biasa dialami adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), diare, DB (demam berdarah), dan Leptospirosis khususnya di daerah aliran sungai," ujarnya, Rabu (3/4/2019).

Baca: Jangan Disepelekan! 5 Kesalahan Orangtua Ini Bisa Sebabkan Anak Mudah Terserang Penyakit

Amel mengatakan, untuk terkait penyakit ISPA dan diare, warga diminta untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), mulai dari melakukan aktifitas fisik 30 menit per hari, makan buah dan sayur setiap hari, serta memeriksakan kesehatan secara rutin.

"Selain menerapkan germas, perlu juga diimbangi dengan istirahat yang cukup. Cuci tangan sesudah berkegiatan dan sebelum makan juga penting untuk menjaga kebersihan," bebernya.

Selanjutnya, terkait pencegahan DB, warga diimbau untuk menerapkan 3M+ yakni menguras, menutup, mengubur, dan memanjat.

Baca: Kaget Tiba-tiba Kuku Tampak Bergelombang, Waspada Bisa Jadi Tanda Penyakit

"Memanjat ini fungsinya untuk memastikan genangan air yang ada di talang air di atas rumah, makanya perlu menek atau manjat. Selain talang air, juga perlu dilihat aliran air di bawah kulkas juga di dispenser," ujarnya.

Selain dari dalam rumah, Amel juga meminta agar masyarakat aktif untuk melakukan kerja bakti.

Terutama di sekitar rumah kosong serta kebun yang berpotensi dijadikan tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved