Kuliner

Unik, Ngopi Luwak Sambil Melihat Luwak dan Belajar Pembuatannya di Candi Pawon

Unik, Ngopi Luwak Sambil Melihat Luwak dan Belajar Pembuatannya di Candi Pawon

Unik, Ngopi Luwak Sambil Melihat Luwak dan Belajar Pembuatannya di Candi Pawon
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Pawon Luwak Coffee 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Kawasan Borobudur yang ada di Kabupaten Magelang tidak hanya terkenal akan Candi Borobudur saja, tetapi banyak destinasi lain yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Seperti Candi Pawon, candi peninggalan Dinasti Syailendra abad ke-8 Masehi di Dusun Brojonalan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Magelang.

Di Candi Pawon, wisatawan tak hanya dapat berwisata sejarah saja, tetapi juga dapat berwisata kuliner dengan menikmati Kopi Luwak.

Minuman kopi yang mendunia dan unik karena diproses dari kotoran Luwak (Paradoxurus hermaphroditus). Ada satu tempat ngopi yang menyajikan minuman tersebut, yakni Pawon Luwak Cofee.

Baca: Daftar Film Luar Negeri yang Tayang di Bioskop Indonesia Bulan April 2019

Di sana, pengunjung juga dapat melihat proses membuat kopi luwak, dari biji kopi yang masih berwujud kotoran menjadi secangkir kopi luwak yang nikmat yang dihidangkan di atas meja.

Bahkan di Pawon Luwak Coffee ini, wisatawan dapat melihat Luwak secara langsung.

Prana Aji (58), pemilik Pawon Luwak Coffee mengatakan, kawasan Borobudur memang banyak dikunjungi wisatawan, baik wisatawan domestik sampai wisatawan mancanegara.

Awal mula mengapa ia merintis kedai kopi ini tak lain untuk menambahkan destinasi lain yang menarik, selain Candi Borobudur. Ia pun tergagas untuk membuat kedai kopi luwak.

"Borobudur banyak dikunjungi wisatawan asing dan domestik, setiap hari. Sebagai warga di Borobudur, kami ingin menambahkan destinasi apa selain Borobduur yang menarik, original, dan Indonesia banget.

Baca: Sama-sama Harga Rp 1,9 Jutaan, Spesifikasi Realme 3 vs Oppo A5s Bagus Mana?

Karena saya memang penggemar kopi, saya mencoba menampilkan sesuatu yang beda dari yang lain, tak sekedar warung kopi, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengunjung tentang kopi luwak.

Kopi yang benar-benar asli Indonesia. Setiap tamu diberikan edukasi bagaimana prosesnya, bagaimana cara pembuatannya, dari awal sampai terhidang di secangkir kopi itu," kata Aji, Senin (1/4/2019) ketika ditemui di kedai kopinya.

Aji pun merintis kopi Luwak tahun 2013 silam dan masih berjalan selama lima tahun terakhir ini. Ada dua macam kopi Luwak yang disajikan di Pawon Luwak Coffee, yakni Arabika dan Robusta.

Kopi-kopi tersebut didatangkan dari daerah penghasil kopi Luwak di Wonosobo, dataran tinggi di Gunung Sumbing, Sindoro dan Ungaran. Daerah-daerah tersebut menjadi habitat hewan Luwak.

"Kami pun bekerja sama dengan petani setempat untuk mengumpulkan kotoran hewan Luwak yang bertebaran di sekitar kebun kopi. Kotoran tersebut dikumpulkan dan dikirimkan ke kedai kopi kami untuk diproses," ujar Aji.(tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved