Sleman

Ketua DPRD Kabupaten Sleman : Dewan Dorong Aturan yang Melindungi Pasar Tradisional

Ketua DPRD Kabupaten Sleman : Dewan Dorong Aturan yang Melindungi Pasar Tradisional

Ketua DPRD Kabupaten Sleman : Dewan Dorong Aturan yang Melindungi Pasar Tradisional
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
TOLAK TOKO MODERN. Sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Peduli Pasar Rakyat menggelar aksi damai di komplek kantor Gubernur, KOta Yogyakarta, Selasa (29/1/2019). Dalam aksi damai tersebut massa menyuarakan penolakan peraturan daerah tentang pusat perbelanjaan dan toko modern di Kabupaten Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM - Terkait dengan keberadaan toko modern di Sleman, Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta menyebut jika pihak dewan akan mendorong adanya aturan yang berfungsi mengendalikan toko modern.

Selain itu, pengendalian toko modern ini arahnya juga demi melindungi pasar tradisional.

“Aturan soal toko modern ini akan dituangkan dalam Perda. Perda ini sudah disusun dan selesai direvisi oleh Gubernur DIY (Sri Sultan Hamengku Buwono X). Sekarang sudah dikembalikan ke bupati (Sleman) untuk kemudian dibahas secara bersama-sama dengan DPRD Sleman,” kata Haris, Senin (1/4/2019) malam.

Baca: Pemkab Sleman Harus Transparan Soal Kuota Toko Modern 

Oleh sebab itu, klausul dalam Perda terkait Toko Modern itu nantinya masih akan mengalami perubahan tergantung hasil pembahasan antara pihak legislatif dan ekskutif Sleman. Yang jelas, menurut Haris, arah Perda tersebut akan tetap berpihak pada upaya mempertahankan eksistensi pasar tradisional di Sleman.

“Detail soal draft Perda itu masih bisa berubah tergantung pembahasan nanti. Sepertinya cukup banyak poin yang mendapat perhatian gubernur. Nah, nanti dikaji dulu. Kita inginnya Perda ini juga bisa berlaku untuk jangka waktu yang lebih lama jadi memang perlu pembahasan secara lebih detail,” kata Haris.(tribunjogja)

Penulis: sus
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved