Jawa

Teliti Nasi dari Biji Nangka Antarkan Dua Pelajar Magelang Raih Emas di Olimpiade Internasional

Dia pun berpikir bagaimana sesuatu yang kurang berguna itu bisa diubah menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan.

Teliti Nasi dari Biji Nangka Antarkan Dua Pelajar Magelang Raih Emas di Olimpiade Internasional
Istimewa
Muhammad Usman Muqoffa (18) dan Muhammad Farkhan Suha (18) berfoto bersama Kepala SMAN 1 Grabag, Kabupaten Magelang, Ani Ardi Supriyani. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Beton atau biji nangka, orang-orang jawa kerap menyebutnya, dianggap oleh sebagian orang sebagai limbah.

Namun, di tangan kedua pelajar dari Magelang ini, biji nangka tersebut diubah menjadi bahan pangan alternatif yang kaya nutrisi, Nasi Beton atau Nabe.

Karya cemerlang mereka ini pun begitu diapresiasi oleh masyarakat dunia, bahkan berhasil menyabet medali emas dalam Olimpiade Biologi pada kompetisi proyek sains siswa tingkat internasional atau Hongkong Student Science Project Competition (HKSSPC) Tahun 2019 ini di Hongkong.

Raihan ini pun begitu membanggakan dan membawa nama harum Indonesia di kancah sains dunia.

Baca: 200 Peserta Antusias Ikuti Workshop Roket Air Kota Magelang

Adalah, Muhammad Usman Muqoffa (18) dan Muhammad Farkhan Suha (18).

Keduanya adalah pelajar yang duduk di bangku kelas XI-IPA 3 di SMA Negeri 1 Grabag, Kabupaten Magelang.

Mereka meneliti beton atau biji nangka yang semula kurang berguna, dikreasikan menjadi Nabe atau Nasi Beton (Analog Rice From Jackfruit Seed).

Muhammad Farkhan Suha menuturkan awal mula tercetusnya Nasi Beton atau Nabe ini.

Waktu itu, dirinya tengah berkendara menggunakan sepeda motor dan melihat seorang ibu membuang seplastik penuh beton atau biji nangka di tempat sampah.

Halaman
1234
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved