Gunungkidul

Status Tanggap Darurat di Gunungkidul Diperpanjang 14 Hari

Status tanggap darurat bencana di Kabupaten Gunungkidul diperpanjang hingga 14 hari ke depan.

Status Tanggap Darurat di Gunungkidul Diperpanjang 14 Hari
internet
logo BPBD DIY 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Status tanggap darurat bencana di Kabupaten Gunungkidul diperpanjang hingga 14 hari ke depan karena adanya dampak susulan yang diakibatkan oleh Badai Savanna beberapa hari lalu.

Kapala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah mengadakan rapat pada Rabu, (27/3/2019).

"Rapat tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkab Gunungkidul. Dan telah diputuskan dalam rapat tersebut bahwa darurat bencana diperpanjang hingga 14 hari ke depan, dan mulai diperpanjang sejak Kamis (28/3/2019)," katanya, Rabu (27/3/2019).

Latar belakang dari diperpanjangnya status tanggap darurat arena adanya dampak dampak bencana susulan, dengan status tanggap darurat maka dalam upaya pemulihan pasca bencana dapat dijalankan secara optimal.

"Kondisi sekarang sudah berangsur-angsur membaik, upaya pemulihan akan terus digenjot khususnya memulihkan insfrastruktur yang rusak," imbuhnya.

Ia menegaskan denga adanya perpanjangan tanggap darurat bencana maka BPBD Gunungkidul dapat mengakses dana tak terduga milik pemkab gunanya untuk dilakukan program pemulihan.

"Total ada 2 bencana selama bulan Maret untuk total kerugian masih dalam penghitungan, dana dari Bantuan Tidak Terduga (BTT) juga masih kami hitung kemungkinan dari Rp 3 milliar akan diambil sekitar Rp 1 milliar," ucapnya.

Baca: Jadi Langganan Banjir, Pemkab Gunungkidul Akan Relokasi SMPN 3 Saptosari

Dalam bencana banjir beberapa sekolah juga terdampak seperti SMK 1 Tanjungsari, SMP N 3 Saptosari, SMP 3 Semanu, SMP 1 Purwosari, SMP 3 Gedangsari serta SD Petoyan 1 dan 2.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid, sekolah-sekolah yang terdampak sudah tertangani dan ada satu sekolah yang rencananya akan direlokasi yaitu SMP 3 Saptosari.

"Pembangunan gedung baru mendapatkan bantuan dari pusat sebesar Rp 9 milliar, dana tersebut merupakan tindaklanjut dari bencana pada tahun 2017 lalu semoga dengan dipindahnya SMP 3 Saptosari sekolah tersebut tidak lagi menjadi langganan banjir," tutupnya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved