Kota Magelang

Pemkot Magelang Intensifkan Bantuan Operasional Sekolah

Melalui bantuan tersebut, diharapkan para siswa dapat menikmati pendidikan secara gratis.

Pemkot Magelang Intensifkan Bantuan Operasional Sekolah
IST
Walikota Magelang Sigit Widyonindito memimpin upacara bendera sekaligus pengarahan untuk para siswa dan guru SMPN 1 Kota Magelang, Senin (25/3/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Walikota Magelang Sigit Widyonindito, terus mendorong program Bantuan Operasional Sekolah (Bosda) untuk anak-anak sekolah yang ada di Kota Magelang.

Melalui bantuan tersebut, diharapkan para siswa dapat menikmati pendidikan secara gratis.

"Bosda, seragam, sepatu, itu bagian dari embrio program pendidikan gratis yang kami canangkan sejak 3 tahun lalu. Ketika memutuskan pendidikan gratis ini tidak mudah, sesuai amanat undang-undang kan gitu," ujar Sigit, Senin (25/3/2019), di sela kunjungan ke SMP Negeri 1 Kota Magelang.

Menurutnya, Bosda dan bantuan lainnya adalah program pendidikan gratis yang telah dicanangkan sejak lama.

Tujuannya tak lain adalah meningkatkan mutu pendidikan di Kota Magelang.

Para guru juga didorong untuk meningkatkan kualitas diri, disiplin, dan mengabdi pada pendidikan guna mencerdaskan anak-anak bangsa, mendukung Kota Magelang sebagai kota jasa.

Baca: Siswa di Kota Magelang Rasakan Manfaat Bosda

"Berkah bagi kita, sekarang guru dicukupkan, gaji naik, sertifikasi. Maka saya ajak guru untuk berpikir enterpreunur, ikut memajukan Kota Magelang, semua harus bergerak dari lini terkecil," ucapnya.

Kepala SMPN 1 Kota Magelang Nur Wiyono, juga mengatakan, adanya manfaat Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

Para siswanya menggunakan uang tersebut untuk mengadakan kegiatan sekolah tanpa membebani orangtua lagi.

"Kami mengadakan kemah di daerah Turi, Sleman, tanpa membebankan biaya ke orangtua siswa sama sekali. Juga untuk sejumlah kegiatan lainnya," katanya.

Bantuan lain berupa perlengkapan sekolah juga dirasa meringankan beban orangtua siswa, termasuk guru tidak tetap (GTT) atau honorer di Kota Magelang yang telah menerima gaji bulanan setara UMR Kota Magelang.

Baca: Tribun Utara Stadion Moch Soebroto Kota Magelang Segera Dibangun, Butuh Dana 25 Miliar

"Seragam, alat tulis, dan peralatan sekolah gratis dari Pemkot Magelang sangat meringankan anak-anak. GTT juga gajinya sudah UMR, kami tentu berterimakasih karena menjadi motivasi kami para guru dan anak-anak untuk terus berprestasi," papar Nur.

Dalam kunjungan ke SMP Negeri 1 Kota Magelang, selain memimpin upacara bendera, Sigit juga memberikan apresiasi kepada beberapa siswa SMPN 1 Kota Magelang yang berprestasi.

Mereka adalah Gravita Ciquita Dewi, Juara 2 Renang antar-sekolah dan Perguruan Tinggi se-Indonesia 2019; Cornelius Alvin Bintang, Juara 3 Renang antar-sekolah dan Perguruan Tinggi se-Indonesia 2019; Antika Ula Shafi, Juara 3 Taekwondo Putri Popda Provinsi Jateng 2019; serta para juara OSN tingkat Kota Magelang 2019 asal sekolah ini.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved