Gunungkidul

Program Asuransi Usaha Tanaman Pangan Kurang Diminati Oleh Petani di Gunungkidul

Program Asuransi Usaha Tanaman Pangan Kurang Diminati Oleh Petani di Gunungkidul

Program Asuransi Usaha Tanaman Pangan Kurang Diminati Oleh Petani di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Tris Jumali
Kondisi sawah Rujio, petani Dusun Gelaran I, Bejiharjo, Gunungkidul yang berada diatas batu cadas kehilangan tanah akibat diterjang banjir, Kamis (14/12/2017). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM - Minta petani di Gunungkidul untuk ikut Program Asuransi Usaha Tanaman Pangan ( AUTP) masih rendah.

Padahal, program tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada para petani jika tanaman yang dibudidayakannya terkena bencana atau serangan hama.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para petani.

Baca: Benda yang Ditemukan Nelayan di Bintan Bukan Rudal, Tapi Drone Laut Buatan China

Hanya saja, hingga saat ini belum mendapatkan respon yang positif dari kalangan petani.

"Kami sudah lakukan sosialisasi namun minat dari para petani masih minim. Asuransinya sendiri berlaku satu kali musim tanam lalu di musim tanam berikutnya harus mendaftar ulang. Program ini sangat bagus mengingat kondisi Gunungkidul," katanya, Minggu (24/3/2019).

Baca: Rencana Pembangunan Kelok 18 Berpotensi Mundur dari Rencana Awal

Baca: Ditinggal Nonton Televisi, Dapur Rumah Sutopo Ambrol, Perkakas Berjatuhan ke Sungai

Raharjo mengatakan petani yang ikut dalam AUTP jika mengalami gagal panen karena bencana alam atau serangan hama maka akan mendapatkan kompensasi sebesar Rp 6-6,5 juta per hektarnya.

"Dengan premi sebesar Rp 138 ribu, kalau tidak ikut AUTP maka petani tidak bisa mendapatkan kompensasi. Mengingat cuaca di Kabupaten Gunungkidul tidak menentu saat musim hujan ditambah lagi dapat berdampak bencana alam," ujarnya.(tribunjogja)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved