Ucapkan 'Selamat Sore' dalam Bahasa Melayu, Presiden Korsel Malah Dikritik Oposisi

Di dunia politik Korea Selatan yang keras, pengucapan kata salam yang salah bisa menjadi masalah politik.

Ucapkan 'Selamat Sore' dalam Bahasa Melayu, Presiden Korsel Malah Dikritik Oposisi
IST/AFP/MOHD RASFAN
PM Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) menggelar jumpa pers bersama Presiden Korea Selatan President Moon Jae-in di Putrajaya pada 13 Maret 2019. 

TRIBUNJOGJA.COM - Apa perbedaan ucapan "selamat sore" dan "selamat malam"? Di dunia politik Korea Selatan yang keras, pengucapan kata salam yang salah bisa menjadi masalah politik.

Cerita ini berawal saat Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengunjungi Malaysia awal bulan ini. Saat itu, dia menyapa hadirin yang datang dalam jumpa pers bersama PM Mahathir Mohamad.

Dalam jumpa pers itu, Moon memulainya dengan mengucapkan "selamat sore" untuk semua yang hadir dalam bahasa Melayu.

Saat itu Mahathir tersenyum dan terlihat senang. Sementara, para menteri senior Malaysia tertawa.

Namun, kalimat "selamat sore" lebih lazim digunakan di Indonesia, meski kedua negara memiliki bahasa yang amat mirip. Di Malaysia, kalimat yang sering digunakan adalah "selamat petang".

Kesalahan kedua, Moon menggunakan kalimat itu saat akan memulai jamuan makan malam pada pukul 20.00. Seharusnya Moon menggunakan kalimat "selamat malam".

Kesalahan kecil ini langsung menjadi sasaran empuk kelompok oposisi di Korea Selatan. Para politisi oposisi dan surat kabar berbondong-bondong mengkritik Presiden Moon.

Harian The Korea Times menilai tim protokol kepresidenan tidak kompeten. Sementara oposisi menyebut Moon sudah membuat ’tragedi diplomatik’.

"Tidak adanya protes dari tuan rumah, tidak membuat kecerobohan ini bisa dimaklumi," demikian harian The Korea Times.

"Ini adalah satu dari serangkaian insiden yang menunjukkan buruknya profesionalisme dan etika di Gedung Biru," tambah harian itu. Gedung Biru adalah sebutan untuk istana kepresidenan Korea Selatan.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved