Penjelasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap dan Kenapa Menguap Bisa Menular

Kenapa kita kerap kali menguap? Dan kenapa menguap bisa menular? Berikut ini penjelasan rinci untuk menemukan jawabannya

Penjelasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap dan Kenapa Menguap Bisa Menular
marieclaire.co.uk
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.com - Pernah kah Anda menguap gara-gara melihat seseorang yang menguap juga? Mungkin Anda sudah mencoba menahannya, tapi kenapa terkadang hal itu refleks terjadi bahkan dorongannya sangat kuat.

Pertanyaannya, benarkah bahwa menguap itu bisa menular?

Salah satu teori yang bisa menjawabnya menunjukan bahwa kerentanan seseorang tertular menguap berkorelasi dengan tingkat empati seseorang.

Sangat menarik untuk dicatat, bahwa ada kecil kemungkinan orang-orang dengan spektrum autisme mudah tertular menguap begitu pula dengan orang yang memiliki kecenderungan psikopat yang tinggi.

Tak hanya manusia, bahkan anjing pun bisa ikut menguap ketika ada manusia yang menguap di dekatnya. Ini karena dianggap bahwa anjing merupakan hewan dengan rasa empati yang tinggi.

Secara keseluruhan, ahli saraf telah mengembangkan gagasan yang menjelaskan berbagai pemicu mengapa orang menguap, dan kami memiliki gambaran yang sangat rinci tentang mekanisme yang mendasari perilaku menguap. Namun tujuan mengapa orang menguap tetap sulit dipahami.

Sementara itu, sebuah tim peneliti dari University of Nottingham, Inggris, menemukan respons itu terjadi di bagian otak yang mengatur fungsi motorik.

Korteks motor utama juga berperan dalam beberapa kondisi seperti sindrom Tourette.

Para peneliti mengatakan bahwa dengan memahami mengapa menguap menular, publik dapat memahami gangguan-gangguan tersebut.

Menguap yang menular adalah bentuk umum dari echophenomena - meniru secara otomatis kata-kata atau tindakan orang lain.

Halaman
1234
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved