Sport

Kejuaraan Basket SD 'Liga Pelajar Jogja' Digelar di Yogyakarta, Bakal Adopsi Aturan FIBA

Liga Pelajar Jogja yang digelar di GOR Klebengan, Sleman, 20-30 Maret mendatang ini diikuti oleh sebanyak 10 tim basket putra dan 6 tim basket putri.

Kejuaraan Basket SD 'Liga Pelajar Jogja' Digelar di Yogyakarta, Bakal Adopsi Aturan FIBA
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Panitia Kejuaraan Bola Basket SD 'Liga Pelajar Jogja' berfoto bersama usai sesi press conference bersama awak media, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Perhelatan basket antar Sekolah Dasar (SD) se-DIY bertajuk Liga Pelajar Jogja bakal digelar di GOR Klebengan, Sleman, 20-30 Maret mendatang.

Ketua Panitia Liga Pelajar Jogja, Tungggul Perdana mengatakan dalam turnamenen basket usia dini tersebut diikuti sebanyak sepuluh tim basket putra dan enam tim basket putri.

Di bagian putra, sistem pertandingan yang digunakan ialah setengah kompetisi.

Dua tim teratas di masing-masing grup bakal tampil di babak semifinal, dan dua tim terbaik bakal jumpa di partai final.

Sedangkan di bagian putri, keenam tim bakal bertanding dengan sistem kompetisi penuh, artinya juara bakal ditentukan melalui peringkat di klasmen akhir.

"Turnamen ini menjadi kejuaraan pertama bagi pelajar SD yang akan mencatat statistik setiap pemain. Selain itu, jalannya pertandingan menggunakan waktu bersih," kata Tunggul Perdana pada Tribunjogja.com.

"Jadi nanti penentuan MPV (most valuable player-red) tidak dilihat berdasarkan jumlah skornya saja. Tapi ada aspek lain yang akan dilihat karena kami menggunakan data statistic dari setiap pemain," imbuhnya.

Adapun pada gelaran perdana Liga Pelajar Jogja ini, peserta berasal dari Sekolah Dasar swasta se-DIY diantaranya SD Al Azhar, SD Bopkri Gondolayu, SD Budi Mulia Dua, SD Budi Utama, SD Muhammadiyah Sapen, SD Kalam Kudus, SD Taruna Bangsa dan SD Budya Wacana.

Baca: Tiga Pebasket Bima Perkasa Jogja Masuk Nominasi Peraih Gelar Individu IBL 2018/2019

"Untuk sekolah negeri absen di turnamen Liga Pelajar Jogja ini karena terbentur jadwal akademik bertepatan try out ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Tentu kami berharap, turnamen ini dapat menjadi pondasi awal anak-anak bermai basket harus sudah di asah sedini mungkin sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tiggi," ujarnya.

Sementara itu sekretaris umum Pengda Perbasi DIY Andreas Candra Wibowo mengatakan, Perbasi mendukung kompetisi yang membangun pondasi bermain basket bagi anak usia dini.

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved