Pendidikan

Fakultas Pertanian UGM Manfaatkan Bambu sebagai Bahan Baku Biochar

Fakultas Pertanian UGM membentuk konsorsium untuk meneliti pemanfaatan bambu sebagai bahan bahan baku biochar.

Fakultas Pertanian UGM Manfaatkan Bambu sebagai Bahan Baku Biochar
istimewa
Fakultas Pertanian UGM membentuk konsorsium dengan Universitas Syah Kuala, Universitas Andalas, Universitas Udayana dan Universitas Gent, Belgia untuk meneliti pemanfaatan bambu sebagai bahan bahan baku biochar.  

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Fakultas Pertanian UGM membentuk konsorsium dengan Universitas Syah Kuala, Universitas Andalas, Universitas Udayana dan Universitas Gent, Belgia untuk meneliti pemanfaatan bambu sebagai bahan bahan baku biochar. 

Biochar adalah bahan arang aktif yang digunakan sebagai pembenah tanah untuk mengurangi pencemaran lingkungan pertanian dan potensial menjaga kesuburuan tanah.

Kerjasama penelitian selama tiga tahun ini dimulai dengan Promotor Prof Stefaan De Nevedari Universitas Gent, Belgia dan Dr Benito Heru Purwanto dari Fakultas Pertanian UGM.

Heru Purwanto mengatakan kegiatan penelitian ini sudah dimulai sejak November tahun lalu dengan mengundang perwakilan penlitian dari lima perguruan tinggi.

Selanjutnya pada pertangahan Maret lalu dilakukan diskusi dan workshop serta  kunjungan lapangan ke lokasi desa binaan Fakultas Pertanian UGM di Desa Sidorejo, Ngablak, Magelang.

“Di sela acara kita melaksanakan diskusi yang dihadiri internal Tim Project dan beberapa mahasiswa S3 yang sedang melaksanakan kegiatan penelitian biochar di UGM,” kata Heru dalam rilis yang diterima Tribunjogja.com, Rabu (20/3/2019).

Baca: Pustek UGM Kenalkan Sistem Pertanian Terpadu Lewat Sekolah Rakyat

Meski baru penelitian awal, kata Heru, penelitian ini menggandeng para peneliti biochar dari balai penelitian yang ada di Indonesia seperti menghadirkan pakar biochar dari Balai Penelitian Tanah Bogor dan Balai Penelitian Tanaman Rawa Kalsel.

“Kita juga mengundang para kelompok tani untuk melakukan praktek pembuatan biochar yang ditargetkan sebagai penerima manfaat hasil penelitian ini,” katanya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved