Bangunan Kuno di Lokasi Proyek Tol Pandaan-Malang Ternyata Bangunan Suci di Zamannya

Bangunan suci itu menghadap ke salah satu gunung suci di Pulau Jawa yakni Gunung Semeru

Bangunan Kuno di Lokasi Proyek Tol Pandaan-Malang Ternyata Bangunan Suci di Zamannya
Surya Malang
Seorang petugas dari BPCB Jawa Timur sedang melakukan eksvakasi di situs purbakala Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Malang, Rabu (13/3/2019). (edgar) 

TRIBUNJOGJA.COM - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim) memastikan bangunan di Situs Sekaran di lokasi pembangunan tol Pandaan Malang merupakan peninggalan Kerajaan Singasari.

Hal itu diperkuat dari temuan koin bertuliskan Dinasti Song yang memimpin Tiongkok pada abad X masehi.

Pada masa itu, Kerajaan Singasari menguasai Malang.

"Sebelum Majapahit karena temuan lain itu koin Dinasti Song. Dinasti Song itu abad X sampai XI dan periode itu sebelum Majapahit," kata Kepala BPCB Jatim, Andi Muhammad Said, di Malang, Selasa (19/3/2019).

Ia menyebut bangunan di Situs Sekaran itu merupakan bangunan suci masa lalu.

Hal itu dilihat dari temuan paduraksa (gerbang) dan altar.

"Temuan struktur pertama itu paduraksa, temuan kedua itu altar. Sudah clear itu," ucap Andi.

Andi menduga bangunan suci pada Kerajaan Singasari itu telah hancur saat masa pemerintahan Belanda di Malang, "Zaman Kediri juga sudah pakai bata, Singasari juga pakai," kata dia.

Situs Sekaran berada di kawasan pembangunan Tol Pandaan-Malang tepatnya di Kilometer 37.

Proses eskavasi Situs Sekaran telah berlangsung selama delapan hari dan akan dihentikan Kamis (21/3) mendatang.

Halaman
1234
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved