Widodo Ingin Anak Gadisnya yang Masih 9 Tahun Cepat Ketemu, Diduga Terkubur Material Longsor

Widodo Ingin Anak Gadisnya Cepat Ketemu, Diduga Terkubur Material Longsor. Bersama pengasuhnya, Eko Supratmi (45), tubuh Ruffi diduga terkubur

Widodo Ingin Anak Gadisnya yang Masih 9 Tahun Cepat Ketemu, Diduga Terkubur Material Longsor
Tribunjogja.com/ Ahmad Syarifudin
Pencarian korban tanah longsor hari kedua di Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. 

Widodo Ingin Anak Gadisnya Cepat Ketemu, Diduga Terkubur Material Longsor

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Mata Widodo, lelaki berusia 51 tahun itu terlihat berkaca-kaca. Ada cairan bening tipis yang mengendap di pelupuk matanya. Ia termangu menyaksikan kerja alat berat mengeruk material tanah longsor yang menimbun rumahnya.

Widodo adalah ayah dari Ruffi Kusuma Putri. Gadis berusia sembilan tahun yang dikabarkan hilang. Bersama pengasuhnya, Eko Supratmi (45), tubuh Ruffi diduga terkubur di dalam rumah, ketika longsor secara tiba-tiba datang menerjang.

Lelaki yang setiap hari bekerja sebagai sopir itu bercerita, terakhir kali melihat putri kesayangannya itu pada hari Minggu pagi, sebelum peristiwa memilukan itu terjadi.

Baca: Sudah Malam, Operasi Hari Kedua Pencarian Korban Tanah Longsor di Bantul Dihentikan

Baca: Penanganan Longsor di Makam Imogiri Harus Segera dilakukan

Baca: Rumahnya Dikontrak Pelaku Upal, Pemilik Sebut Tidak Ada yang Mencurigakan

Baca: Sindikat Upal Senilai Rp4,6 Miliar di Kontrakan Godean, Pelaku Berprofesi Dukuh dan Guru Honorer

Kala itu, seusai subuh, Widodo hendak berangkat bekerja ke Wonogiri dan melihat anaknya masih tertidur. Mengingat hari itu Ruffi libur sekolah, Widodo pun merasa enggan untuk membangunkan.

Pagi itu, ia berangkat kerja tanpa sepengetahuan sang anak.

“Biasanya saya berangkat pamit. Setelah subuh saya bangunkan karena harus pergi sekolah. Tapi, karena hari itu Minggu, saya sengaja tidak membangunkan tidurnya,” tutur dia, Selasa (19/3/2019).

Widodo merupakan seorang bapak anak dua. Setelah bercerai dengan sang Istri, ia mengasuh dan tinggal bersama anak pertamanya Ruffi.

Sementara anak kedua, Adik Ruffi, tinggal bersama saudaranya di Bantul. Beberapa hari sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Widodo mengaku sempat dibayangi semacam firasat aneh.

Misalkan saja, belakang ini, ia mengaku sering melihat Ruffi, putrinya itu murung. Beberapa kali pamitan untuk bekerja rona wajah anaknya itu terlihat tidak seperti biasanya.

"Saya sempat tanya apa kangen ibu, tapi dia jawab tidak,” terang dia.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved