Rumahnya Dikontrak Pelaku Upal, Pemilik Sebut Tidak Ada yang Mencurigakan

Barmawi sama sekali tidak menyangka jika pengontrak salah satu rumah miliknya digerebek oleh polisi.

Rumahnya Dikontrak Pelaku Upal, Pemilik Sebut Tidak Ada yang Mencurigakan
Tribunjogja.com/ Alexander Ermando
Rumah milik Barmawi, warga Dusun Mertosutan, Sidoluhur, Godean, Sleman yang dikontrakkan dan menjadi "pabrik" pembuatan upal 

"Mereka bilang asalnya dari Magelang, yang mengontrak pakai nama yang paling tua, umurnya sekitar 60 tahun," ujar pria yang berprofesi sebagai guru ini.

Berdasarkan jumpa pers di Polsek Godean siang tadi, Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan bahwa dua tersangka yaitu Eko Yulianto (61) dan Nuryanto (66) berasal dari Magelang, Jawa Tengah.

Rumah yang dikontrak tersebut dijadikan "pabrik" untuk memproduksi upal. Sejumlah peralatan pun ditemukan saat penggerebekan dilakukan.

Petugas kepolisian dan dari BI perwakilan DIY memperlihatkan uang palsu
Petugas kepolisian dan dari BI perwakilan DIY memperlihatkan uang palsu (Tribunjogja/ Santo Ari)

Kedua tersangka tersebut bertugas untuk membantu produksi upal tersebut.

"Otak sindikatnya sendiri adalah Hadi Sucipto (38) warga asal Pati, Jawa Tengah," kata Yuliyanto.

Barmawi sendiri mengaku baru bertemu para pelaku sebanyak 2 kali. Pertama saat pembayaran uang muka kontrakan, dan kedua saat ia memasangi lampu rumah tersebut.

Namun selama 2 minggu di sana, Barmawi menyebut perilaku para pengontraknya tersebut tidak ada yang mencolok.

"Sepengamatan saya ya tidak ada yang mencurigakan," katanya.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved