Gunungkidul

Dampak Banjir Minggu Lalu Obyek Wisata Kalisuci Ditutup Sementara Satu Minggu

Harry menuturkan obyek wisata lainnya yang ditutup adalah Goa Jomblang dan belum mendengar obyek lainnya yang ditutup.

Dampak Banjir Minggu Lalu Obyek Wisata Kalisuci Ditutup Sementara Satu Minggu
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Masyarakat sekitar saat menyiapkan mesin penyemprot air untuk membersihkan objek wisata Kalisuci, Selasa (19/8/2019). 

Wahyu mengatakan hingga saat ini belum ada bantuan alat untuk pembersihan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Baca: Terendam Banjir, Obyek Wisata Kalisuci Ditutup Sementara

"Harapan kami ada bantuan dari pemerintah mengingat pengunjung jika masuk Kalisuci dikenai retribusi, kami membutuhkan alat penyemprot untuk membersihkan lumpur yang tebal. Kami punya satu mesin itupun saat ini sedang dalam perbaikan," ucapnya.

Dengan adanya bantuan dirinya berharap proses pembersihan Kalisuci dapat segera dilakukan.

"Mengingat sebentar lagi akan ada banyak tamu karena sudah dibooking dari jauh-jauh hari, dengan adanya bantuan proses pembersihan dapat segera dilakukan. Untuk sekarang ini kami swadaya dalam melakukan pembersihan," ujarnya.

Sementara itu, sekretaris Dinas Pariwisata Harry Sukmono mengatakan pihaknya telah mendengar kabar bahwa Kalisuci telah ditutup sementara, dan telah mendengar pula keluhan pengelola Kalisuci karena keterbatasan alat.

"Untuk alat kami dinas pariwisata tidak mempunyai yang punya alat-alat seperti pompa air kan yang punya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Ditambah lagi BPBD sekarang sedang banyak melakukan penanganan akibat banjir," katanya.

Harry menuturkan obyek wisata lainnya yang ditutup adalah Goa Jomblang dan belum mendengar obyek lainnya yang ditutup.

Baca: Hujan Lebat Guyur Gunungkidul, SMP 1 Purwosari Tergenang Air

"Kalau seperti Goa Pindul saya belum mendengar apakah ditutup atau tidak," imbuhnya.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BPBD terkait dengan kekurangan alat yang dimiliki masyarakat untuk membersihkan lumpur dan sampah di area Kalisuci.

"Kalau kejadian yang dulu pernah koordinasi dengan BPBD tetapi untuk kejadian kali ini kami belum berkoordinasi dengan BPBD, segera lah kami akan lakukan koordinasi dengan BPBD," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved