Jawa

Penertiban Kawasan Alun-alun Kota Magelang, Usaha Tak Berizin Disterilkan

Aturan ini diberlakukan untuk menjaga kawasan Alun-alun Kota Magelang menjadi kawasan yang tertib dan tertata rapi.

Penertiban Kawasan Alun-alun Kota Magelang, Usaha Tak Berizin Disterilkan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Papan larangan dari Satpol PP Kota Magelang Peraturan Daerah (Perda) Kota Magelang No 6 Tahun 2015 tentang ketertiban umum (tibum) Pasal 18 yang melarang usaha tak berizin di Alun-alun Kota Magelang, Senin (18/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kawasan Alun-alun Kota Magelang kini disterilkan dari segala bentuk usaha.

Aturan ini diberlakukan untuk menjaga kawasan Alun-alun Kota Magelang menjadi kawasan yang tertib dan tertata rapi.

Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana mengatakan, aturan pelarangan segala bentuk usaha di kawasan Alun-alun Kota Magelang ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Magelang No 6 Tahun 2015 tentang ketertiban umum (tibum).

Disebutkan dalam Pasal 18 huruf a dan Pasal 24 huruf (a, b, c), bahwa setiap orang dan/atau badan dilarang menempatkan benda dengan maksud untuk melakukan suatu usaha di jalan, trotoar, jalur hijau, taman kota, dan tempat umum lainnya, tanpa ijin dari wali kota atau pejabat yang berwenang

"Kami sterilkan dari segala usaha tanpa seijin wali kota atau pejabat berwenang. Pelarangan ini pun ditegaskan dengan pemasangan papan larangan dari Satpol PP yang berisi dasar pelarangan berupa Perda Tibum," ujar Singgih pada Tribunjogja.com, Senin (18/3/2019).

Aturan dimulai secara bertahap.

Satpol PP terlebih dahulu memasang papan larangan khusus untuk pengamen, pengemis, dan sejenisnya yang tertuang dalam Perda Tibum Pasal 24.

Baru setelahnya, dipasang larangan diperuntukkan bagi pelaku usaha.

“Pelarangan ini dilakukan kepada usaha tanpa ijin.Sementara untuk pusat kuliner Tuin Van Java (TVJ) dan angkringan depan Polres, mereka telah mengantongi ijin dan tanda daftar usaha (TDU) dan di bawah binaan Disperindag,” ujar Singgih.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved