Bantul

Longsor di Makam Raja-raja Imogiri, Disbud DIY : Harus Ada Tindakan Segera

Longsor yang terjadi di kompleks makam raja-raja Imogiri perlu ada tindakan segera.

Longsor di Makam Raja-raja Imogiri,  Disbud DIY : Harus Ada Tindakan Segera
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Lokasi longsor di kompleks makam raja-raja Imogiri. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Longsor yang terjadi di kompleks makam raja-raja Imogiri perlu ada tindakan segera.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho.

Namun sebelum dilakukan tindakan, Aris mengatakan masih perlu koordinasi terkait teknis dan anggaran untuk melakukan perbaikan.

"Melihat situasi di lapangan dulu kondisinya seperti apa, baru setelah itu kita diskusikan. Belum ada tindakan apa-apa," kata Aris saat ditemui Tribunjogja.com sewaktu  meninjau langsung lokasi makam yang longsor, Senin (18/3/2019) sore.

Bagian yang longsor ini, kata Aris merupakan bangunan lama sehingga perlu didiskusikan soal kebutuhan perbaikannya.

"Yang longsor ini bangunan lama, bukan bangunan yang baru. Ini yang perlu kami diskusikan kebutuhannya," jelasnya.

"Sebelum kesana perlu koordinasi dengan teman-teman di tingkat teknis dan anggaran," paparnya.

Baca: Akses Jalan Terputus, 150 KK di Dusun Wunut Terisolasi

Disinggung soal kemungkinan perbaikan menggunakan Danais, Aris mengatakan terbentur waktu yang lama untuk merevisi anggaran.

"Ini perlu cepat ya, jadi ini harus ada tindakan segera," ujarnya.

Berdasar pantauan Tribunjogja.com, lokasi yang longsor ini berdampak ke bawah yakni ke permukiman di Dusun Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri.

Tampak dari makam raja-raja Imogiri, longsoran tanah mengakibatkan jurang yang cukup dalam ke arah Dusun Kedung Buweng.

Sementara di bawah, dari kejauhan tampak ekskavator masih beroperasi untuk menyingkirkan material dan longsoran tanah.(*)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved