Yogyakarta

Banjir dan Longsor di Yogyakarta, Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM dan LPG

Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng & DIY tetap melakukan pendistribusian BBM dan LPG dan memastikan stock di seluruh DIY tetap normal.

Banjir dan Longsor di Yogyakarta, Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM dan LPG
istimewa
Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng & DIY tetap melakukan pendistribusian BBM dan LPG dan memastikan stock di seluruh DIY tetap berjalan normal meski ditengah kondisi banjir dan longsor di sejumlah wilayah di DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM – Kondisi longsor yang terjadi di beerapa kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta seperti Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul dan Yogyakarta, Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng & DIY tetap melakukan pendistribusian BBM dan LPG dan memastikan stock di seluruh DIY tetap berjalan normal.

“Saat ini kami beroperasi seperti biasa, penyaluran tetap dilakukan secara normal, namun kami tetap waspada dan terus memonitor untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG di daerah-daerah yang terisolir,” kata Pjs Unit Manager Communication & CSR MOR IV Arya Yusa Dwicandra pada Tribunjogja.cim, Senin (18/3/2019).

Terkait dengan pasokan BBM di wilayah DIY, saat ini BBM tersedia dalam jumlah yang cukup.

Saat ini kebutuhan rata- rata  harian di wilayah Bantul premium 52,9 kl, Pertalite 333,7 KL , Pertamax 51,3 KL , solar 90,3 KL,Dex series 6,2 KL dan untuk wilayah DIY premium  320,1KL, Pertalite 1.257,4KL , Pertamax 240 KL , solar 392,6 KL,Dex series 25,3 KL yang dipasok dari TBBM Boyolali dan Rewulu.

Begitu juga dengan pasokan LPG saat ini tersedia dalam jumlah yang cukup dengan realisasi LPG sebanyak  31,680 tabung/hari di Bantul dan 125.622 tabung/hari di wilayah DIY.

"Kami akan terus memonitor untuk memastikan ketersediaannya di pasaran dan kondisi Suplai LPG di wilayah DIY Hingga saat ini kondisi operasional masih dalam keadaan normal dan aman,"  ujar Arya.

Kabupaten Bantul merupakan lokasi yang terparah pasca bencana longsor, terdapat 3 kelurahan yaitu Donotirto, Seloharjo dan Wukirsari yang distribusinya menggunakan jalur alternatif karena jalur regular masih belum kondusif untuk dilalui, namun untuk penyaluran semua masih dapat disalurkan.

Baca: Longsor di Makam Raja-raja Imogiri, Disbud DIY : Harus Ada Tindakan Segera

“Penyaluran LPG ke 185 pangkalan yang ada di Kab Bantul telah berhasil dilakukan pada hari ini, baik melalui jalur regular maupun jalur alternatif dan Kami akan terus mengupayakan alternatif penyaluran sementara dengan menggunakan pickup dan kendaraan kecil lainnya,” tambah Arya.

Terkait dengan kondisi jalan pasca longsor di beberapa titik di Kabupaten Bantul, Pertamina telah menyiapkan langkah langkah preventif dalam proses distribusi LPG jika terjadi gangguan akibat tertutupnya akses jalan ke supply point, pertamina akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penyaluran LPG menggunakan kendaraan alternatif.

“Kami terus berupaya agar penyaluran berjalan dengan lancar. Sehingga bisa membantu masyarakat untuk pulih dari kondisi pasca longsor. Bagi masyarakat yang kesulitan mendapat BBM dan LPG dapat menghubungi Contact Pertamina di nomor 1-500-000 sehingga kami bisa segera mengecek ke lapangan,” tutup Arya.(*)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved