Jawa

17 Titik Longsor di Magelang, Belasan Rumah Terancam, Akses Jalan Sempat Tertutup

Bencana tanah longsor terjadi di 17 titik di Kabupaten Magelang, sedari Minggu (17/3/2019) hingga Senin (18/3/2019) ini.

17 Titik Longsor di Magelang, Belasan Rumah Terancam, Akses Jalan Sempat Tertutup
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kendaraan melintas diantara pekerja Bina Marga Provinsi Jawa Tengah saat membersihkan material longsoran di Dusun Windusabrang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Senin (18/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bencana tanah longsor terjadi di 17 titik di Kabupaten Magelang, sedari Minggu (17/3/2019) hingga Senin (18/3/2019) ini.

Hujan deras dengan intensitas tinggi hingga dua hari berturut-turut menyebabkan longsor di empat wilayah kecamatan. 

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 18 bangunan rumah dan bangunan peruntukan lainnya terancam.

Sebanyak sembilan unit rumah mengalami kerusakan ringan.

Longsor juga sempat menutup akses jalan.

"Kami mencatat sebanyak 17 kejadian longsor terjadi di 17 titik lokasi di empat kecamatan, Salaman, Borobudur, Kajoran dan Sawangan sejak Minggu (17/3/2019) hingga Senin (18/3/2019). Hujan deras dua hari ini menjadi pemicunya," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Senin (18/3/2019).

Edy menyebutkan tanah lonsor terjadi di empat Kecamatan, yakni di Salaman, Borobudur, Kajoran dan Sawangan.

Di Kecamatan Salaman,terdapat 10 titik di lima desa dan 10 dusun.

Puluhan rumah warga terancam dan sebagian mengalami kerusakan.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved