Bantul

Warga Bantul Ini Sulap Asap Jadi Cairan Pengawet Makanan Alami

Di tangan kreatif Budi Santosa, asap cair dari limbah pertanian disulap menjadi bahan pengawet alami atau "Mineral Ajaib".

Warga Bantul Ini Sulap Asap Jadi Cairan Pengawet Makanan Alami
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Budi Santosa menunjukkan mineral ajaib berbahan asap. Cairan ini diakuinya ampuh mengawetkan makanan. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Asap oleh kebanyakan orang seringkali dianggap sebagai polusi udara.

Bahkan, keberadaannya bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia ketika dihirup terlalu lama dan masuk kedalam paru-paru.

Namun, siapa sangka, di tangan Budi Santosa, warga Tegal Malang RT 10, Dusun Grujugan, Desa / Kecamatan / Kabupaten Bantul limbah yang berasal dari hasil pembakaran ini ternyata membawa kemanfaatan tersendiri.

Baca: Unboxing Kuliner: 5 Menu Snack Serba Coklat Anti-mainstream di Hari Valentine

Di tangan kreatifnya, lelaki berusia 51 itu berhasil mengolah asap cair dari limbah pertanian menjadi bahan pengawet alami atau Budi menyebutnya dengan "Mineral Ajaib".

Mengapa ajaib?

Karena cairan tersebut diakuinya ampuh mengawetkan makanan menjadi tahan lama.

"Telur asin ketika diberi cairan ini, satu bulan tidak akan busuk. Daging itik dicelupkan satu jam dengan komposisi 10 persen. Satu Minggu, masih layak konsumsi," kata Budi kepada Tribunjogja.com, ketika ditemui di rumahnya, belum lama ini.

Budi menunjukan satu botol mineral ajaib miliknya.

Ia kemudian menjelaskan, sistem kerja dari bahan pengawet alami temuannya adalah dengan menutup rapat lapisan makanan sehingga tidak mudah terserang oleh jamur.

Baca: Mencicipi Mie Ayam Enak Bumbu Gulai di Warung Mie Ayam Mbah Kung Jalan Samas Bantul

Adapun penggunaannya, kata Budi, cairan pengawet alami itu cukup dilarutkan kedalam air ketika proses pembuatan makanan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved