New Yogyakarta International Airport

Rencana Operasional Bandara NYIA Kulonprogo, Kesiapan Landas Pacu Hingga Hiasan Ornamen Motif Kawung

Bandara NYIA Kulonprogo dipastikan sudah bisa didarati pesawat berbadan sempit (narrow body aircraft) dalam beberapa hari ke depan.

Rencana Operasional Bandara NYIA Kulonprogo, Kesiapan Landas Pacu Hingga Hiasan Ornamen Motif Kawung
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Motif kawung menghiasi bangunan di NYIA Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Mengintip progres pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon, Kulonprogo.

Pengerjaan Bandara NYIA Kulonprogo hingga saat ini terus dikebut.

Bandara NYIA Kulonprogo dipastikan sudah bisa didarati pesawat berbadan sempit (narrow body aircraft) dalam beberapa hari ke depan.

Baca: NYIA Bakal Dinaungi Skylight Bermotif Kawung

Baca: Jalur Kereta Api Bandara NYIA Ditetapkan Akhir Maret, Selanjutnya Pembebasan Lahan

Hal itu menyusul sudah rampungnya konstruksi dan pengaspalan lapis awal landasan pacu (runway) bandara tersebut.

Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, Taochid Purnama Hadi mengatakan progres pembangunan NYIA untuk menghadapi masa operasi minimum penerbangan internasional April nanti sudah mencapai sekitar 82 persen.

Citra udara kondisi terkini di sekitar fasilitas landasan pacu NYIA, Maret 2019
Citra udara kondisi terkini di sekitar fasilitas landasan pacu NYIA, Maret 2019 (Dok AP1)

Sedangkan secara keseluruhan untuk mengejar operasional penuh (full operation) progresnya sudah sekitar 37 persen.

Fasilitas airside (sisi udara) serta landside (sisi darat) NYIA saat ini sudah hampir rampung terbangun seluruhnya.

Pada sisi udara, landasan pacu sepanjang 3.250 meter berikut dua buah paralel taxiway (jalur landas hubung pesawat) berikut rapid exit, hingga apron (area parkir pesawat) sudah selesai dibikin dan tinggal penyempurnaan.

Citra udara kondisi terkini di sekitar fasilitas landasan pacu NYIA, Maret 2019
Citra udara kondisi terkini di sekitar fasilitas landasan pacu NYIA, Maret 2019 (Dok AP1)

Demikian juga sisi darat, gedung terminal penumpang seluas 12.920 meter persegi dan sebuah bangunan masjid besar sedang menjalani penyempurnaan interior dan eksteriornya.

"Runway malam ini sudah tertutup aspal semua kemudian masuk layer pertama dan dalam lima hari ke depan layer kedua setebal 7,35 centimeter sudah selesai. Itu sudah bisa menerima beban dari peawat narrow body seperti Boeing 737 dan Airbus A320 seperti di Bandara Adisucipto Yogyakarta,"jelas Taochid, Rabu (13/3/2019).

Halaman
1234
Penulis: ing
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved