Sleman

Bawaslu Sleman dan Satpol PP Tertibkan Bendera di Fly Over Jombor

Bawaslu Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Sleman menertibkan bendera parpol di sepanjang fly over jombor.

Bawaslu Sleman dan Satpol PP Tertibkan Bendera di Fly Over Jombor
internet
Logo Bawaslu 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Satpol PP Kabupaten Sleman menertibkan bendera parpol di sepanjang fly over jombor.

Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Sleman No 5/2019 tentang Perubahan Perbup Sleman No 27/2018 tentang Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), bender parpol sudah termasuk APK dan bisa dilakukan penertiban jika melanggar dalam pemasangannya.

Fly over Jombor adalah salah satu lokasi yang dilarang ada APK di sana.

Bekerja sama dengan Satpol PP, Bawaslu Sleman sudah melakukan penertiban bendera di sepanjang fly over jombor pada Jumat (15/3/2019) lalu dengan hasil 415 bendera yang ditertibkan.

Ketua Bawaslu Sleman M Abdul Karim Mustofa saat diwawancarai Minggu (17/3/2019) mengatakan sebelum perbup direvisi, bendera tidak masuk dalam kategori APK, namun kini bendera masuk dalam atribut kampanye yang pemasangannya harus sesuai dengan tata cara pemasangan APK.

Maka dari itu, ketika atribut kampanye melanggar ketentuan, maka dikeluarkanlah rekomendasi untuk ditertibkan.

"Beberapa kali kami sudah mendapatkan keluhan, informasi dari masyarakat, baik melalui media sosial, telepon dan sebagainya. Bendera di fly over jombor tersebut mengganggu estetika, pandangan dan juga mengganggu keamanan saat pengendara melewati flyover jombor," jelasnya.

Baca: Kampanye Terbuka Sebentar Lagi, Bawaslu DIY : Titik Cegah Konflik Ada pada Peserta Pemilu

Ia mengatakan, sebelum proses penertiban, pihaknya sudah memberikan surat himbauan kepada parpol, caleg, agar dapat menertibkan APK-nya yang melanggar secara mandiri.

Namun karena surat tersebut terkesan tidak diindahkan maka pihaknya memberikan rekomendasi kepada Satpol PP untuk ditertibkan.

Tidak hanya fly over jombor, saat ini pihaknya sedang mendata bendera yang melanggar aturan di wilayah Sleman, sehingga kedepan dilakukan penertiban seluruh bendera yang melanggar aturan wilayah Sleman.(*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved