Pemilu 2019

Penyelenggara dan Kontestan Pemilu 2019 di Tegalrejo Serukan Deklarasi Pemilu Damai

Penyelenggara dan Kontestan Pemilu 2019 di Tegalrejo Serukan Deklarasi Pemilu Damai

Penyelenggara dan Kontestan Pemilu 2019 di Tegalrejo Serukan Deklarasi Pemilu Damai
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Para perwakilan Caleg di Dapil 3 Kota Yogyakarta menyerukan deklarasi pemilu damai, Sabtu (16/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM - Peserta Pemilu dan Penyelenggara Pemilu di Tegalrejo menggelar aksi deklarasi Pemilu damai di GOR Segoro Amarta Balai RW 9 Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Sabtu (16/3/2019).

Camat Tegalrejo, Raden Riyanto Tri Nugroho mengatakan bahwa masyarakat Tegalrejo adalah masyarakat yang guyub rukun dari segala aspek kehidupan.

Kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin tidak menjadi pemecah mereka selama ini.

"Harapannya dengan pesta demokrasi ini, walau beda pilihannya mereka tetap guyub rukun. Pemilu ini pesta kita bersama," terangnya saat sambutan.

Baca: Gelar Sosialisasi Pemilu 2019, GOJO Targetkan Jokowi-Maruf Menang Mutlak di DIY

Ia pun menitipkan pesan kepada caleg yang hadir pada kesempatan tersebut, agar ketika mereka terpilih nanti bisa membangun Tegalrejo dengan baik.

Pasalnya saat ini Tegalrejo tengah fokus memajukan konservasi air, pengelolaam sampah, dan juga pembangunan wilayah berbasis budaya.

"Kami punya 48 alat untuk memanen air hujan agar semua air hujan yang turun masuk ke tanah Tegalrejo, tidak di sungai. Kami juga mau bikin alat pengolah sampah karena kondisi sampah mengkhawatirkan baik dari jumlah maupun dari bau sampahnya," ucapnya.

Komisioner KPU Kota Yogyakarta Franky Argitawan mengatakan dalam pesta demokrasi ini harus menjadi proses yang membahagiakan dan tidak perlu dibuat tegang.

Baca: Caleg di Dapil 3 Serukan Deklarasi Pemilu Damai

Kampanye yang sudah dilangsungkan sejak September 2018 akan mencapai puncaknya pada 24 Maret hingga 13 April dengan agenda kampanye terbuka.

"Memang hanya 21 hari dikurangi dengan hari besar. Selama 21 hari melaksanakan kampanye terbuka tersebut kami berpesan agar menjaga situasi selalu aman, damai, dan tertib untuk menjaga kondusifitas Yogya," tuturnya.

Ia pun berharap agar pemilu damai ini juga didukung dengan para Caleg yang menjalankan politik damai. Ia mengatakan jangan fanatik dalam berpolitik karena sesuatu yang berlebihan nantinya akan mendatangkan kebencian.

"Caleg silahkan berpolitik dengan cara yang membahagiakan, menggembirakan, dan mencerahkan," tuturnya.(tribunjogja)

Penulis: kur
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved