Sleman

Dusun Ambarukmo Belum Aman dari Jentik Nyamuk

Tim Kelompok Kerja Operasional Demam Berdarah Dengue Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman kembali adakan Pemberantasan Sarang Nyamuk.

Dusun Ambarukmo Belum Aman dari Jentik Nyamuk
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Tim Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Demam Berdarah Dengue (DBD) Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman kembali adakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Jumat (15/3/2019) kemarin.

Monitoring kali ini di Dusun Ambarukmo, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman.

Kegiatan PSN tersebut dilakukan di 12 RT dengan jumlah rumah yang dimonitor sebanyak 226 rumah.

Dari jumlah tersebut ada 32 rumah yang positif ditemukan jentik nyamuk. Maka Angka Bebas Jentik di Dusun Ambarukmo yakni sebesar 85,84%.

Baca: Sosialisasi Kesetaraan Gender DP3AP2 di Mangunan, Petugas Beri Apresiasi ke Warga

Baca: Hanyut Terbawa Banjir, Warga Manfaatkan Pohon Randu jadi Alas untuk Mancing

Atas dasar itu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Novita Trisnaini, mengimbau warga untuk tetap waspada.

Pasalnya angka ABJ yang masuk dalam kategori aman ialah jika diatas 95%. Maka dari itu sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah berkembang biaknya jentik nyamuk adalah dengan gerakan 3M Plus.

"Plus nya itu bisa dengan larvasida, bukan fogging. Karena banyak kerugiannya jika memakai fogging. Selain mahal, fogging juga hanya membunuh nyamuk dewasa, bahkan membunuh serangga yang bermanfaat lainnya," terangnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau agar setiap rumah setidaknya memiliki satu orang Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Sehingga pengendalian jentik nyamuk dapat dilakukan lebih efektif dan efisien.(tribunjogja)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved