Kota Yogyakarta

Beda Pilihan, Hati Harus Tetap Sejuk

Wujudkan masyarakat aman dan damai jelang Pemilu 2019, Polresta Yogyakarta menyelenggarakan Tabligh Akbar bersama Gus Miftah Maulana Habiburrahman.

Beda Pilihan, Hati Harus Tetap Sejuk
Dok Polresta Yogyakarta
Tabligh Akbar yang digelar halaman di Polresta Yogyakarta, Kamis (14/3/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wujudkan masyarakat aman dan damai jelang Pemilu 2019, Polresta Yogyakarta menyelenggarakan Tabligh Akbar bersama Gus Miftah Maulana Habiburrahman.

Tabligh akbar dilaksankan di halaman Mapolresta Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini berharap melalui tabligh akbar mayarakat Indonesia, khususnya Yogyakarta bersatu pada dan tidak terpecah belah.

Selama persiapan Pemilu 2019, ia melihat masyrakat mulai terpecah karena berbeda pilihan.

Tak hanya itu berbagai ujaran kebencian dan hoak pun mulai marak.

Untuk itu polisi bertanggungjawab untuk menjaga suasana pemilu, agar tetap aman, damai, dan sejuk.

Baca: Simulasi Sispam Kota, Polresta Yogyakarta Lakukan 6 Titik Penyekatan

"Tabligh akbar dilakukan agar Pemilu aman, damai, dan sejuk. Jelang Pemilu sudah mulai terjadi perpecahan karena beda pendapat, ada ujaran kebencian, hoak tentu itu tidak kita harapkan. Kita ingin pesta demokrasi berjalan aman, manai dan sejuk," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019).

"Oleh karena itu, sebagai aparatur pemerintah, kepolisian bertugas untuk mempersatukan kembali masyrakat. Kita ingin bangsa Indonesia tetap bersatu padu dan tidak terpecah-belah," sambungnya.

Selain diikuti oleh ribuan masyarakat Yogyakarta, Tabligh Akbar juga dihadiri oleh Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dhofiri, Dandem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Wakapolda DIY Brigjen Pol Bimo Anggoro, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, dan jajaran Forkopimda Kota Yogyakarta.

Baca: Maksimalkan Layanan Kepada Masyarakat, Kapolresta Yogyakarta Minta Anggotanya Lebih Simpatik

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dhofiri menyampaikan bahwa saat ini tahapan Pemilu sudah memasuki tahap kampanye.

Untuk itu ia berpesan pada masyarakat untuk menghargai perbedaan.

Menurutnya, meskipun berbeda pilihan, hati harus tetap sejuk. Sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga.

"Meskipun berbeda pilihan, hati harus tetap sejuk. Jangan sampai ada konflik. Apalagi ini momen lima tahunan, jangan sampai ada konflik berkepanjangan. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pemilu memicu perpecahan di tengah masyarakat," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved