Yogyakarta

Jumat, Hari Alumni Muhi Angkatan 1997 Berbagi ke Sesama

Bahkan, mereka sampai turun ke jalan ketika seseorang yang melintas tidak mendengarkan panggilan mereka.

Jumat, Hari Alumni Muhi Angkatan 1997 Berbagi ke Sesama
istimewa
Alumni Muhi angkatan 1997 saat membagikan nasi kepada salah satu pedagang keliling yang kebetulan melintas, Jumat (15/3/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski gerimis rintik-rintik, namun semangat untuk berbagai nasi kepada sesama tetap dilakukan oleh beberapa orang yang tergabung dalam Alumni SMA Muhamadiyah I (Muhi) Yogyakarta angkatan 1997.

Baik tukang becak, penjual yang ada di pasar Gading, penjual jajanan keliling, maupun orang-orang yang terlihat melintas di depan Polsek Gading mereka panggil satu persatu.

Bahkan, mereka sampai turun ke jalan ketika seseorang yang melintas tidak mendengarkan panggilan mereka.

Niat mereka tulus, menyumbangkan sedikit tambahan tenaga berupa pemberian nasi bungkus dan air mineral, agar orang lain yang kurang mampu bisa semangat untuk bekerja di hari Jumat.

Baca: Hotel Santika Premiere Jogja Berbagi Tawa dengan Panti Asuhan Ash-Shiddiqiyah

Yeti Mardias, salah satu dari Alumni Muhi angkatan 1997 menerangkan jika sudah sudah tiga minggu terakhir, di hari Jumat sekitar pukul 09.00 WIB, pihaknya rutin membagikan bungkusan nasi beserta air mineral ke orang-orang yang melintas.

Dia menerangkan jika niat utama dari kegiatan yang dinamakan Jumat Berbagi ini hanya untuk menyalurkan rezeki ke orang-orang yang membutuhkan.

"Kami pilih hari Jumat karena memang Jumat itu hari yang baik. Kita pilih di pinggir jalan karena memang sangat strategis, dekat pasar, dan banyak tukang becak yang lalu lalang disini. Kita hanya ingin membantu menyalurkan rezeki dari alumni atau orang-orang yang memang memiliki kelebihan," ungkapnya.

Baca: Kisah Mbah Lasiyo Syaifudin, Sang Profesor Pisang dari Bantul yang Berbagi Ilmu hingga Italia

Yeti menjelaskan jika alumni Muhi angkatan 1997 ini memang sudah dari 10 tahun lalu rutin melakukan kegiatan-kegiatan bersama.

Baik pengajian, berbagi bersama saat Ramadhan maupun yang lainnya.

Yeti juga menjelaskan jika niat utama adalah ikhlas membagikan nasi.

Halaman
123
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved