Kota Yogyakarta

Jalan di Simpang Empat Ngabean Ambles, DPUKP Kota Yogya akan Berkoordinasi dengan PIALAM

Ketika hal tersebut perlu dilakukan pembongkaran, maka pihaknya akan melakukan pembongkaran

Jalan di Simpang Empat Ngabean Ambles, DPUKP Kota Yogya akan Berkoordinasi dengan PIALAM
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Jalan amblas dengan kedalaman 1 meter yang berbentuk lingkaran tampak di tengah persimpangan Ngabean, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terkait jalan ambles yang ada di simpang empat Ngabean, Umi Akhsanti, Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta mengungkapkan jika pihaknya baru mendapatkan laporan mengenai jalan ambles tersebut pada Jumat (15/3/2019) pagi.

Umi menerangkan jika pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAM) DIY dan langsung mengecek jalan tersebut di hari yang sama.

Dia mengungkapkan jika setelah dicek, jalan ambles tersebut memiliki diameter sekitar 2 meter dengan kedalaman ambles 1 meter.

Baca: Jalan Amblas Sedalam 1 Meter di Persimpangan Ngabean

"Dari pagi kita sudah dapat laporan. Teman-teman Bina Marga juga sudah cek ke lapangan. Selain itu juga ada dari Dinas PU-PKP dan Balai PIALAM. Hasilnya, memang itu ada saluran di bawahnya. Saluran air limbah milik Balai Pialam, jadi yang punya kewenangan dari Balai Pialam," ungkapnya.

Umi menjelaskan jika sebelumnya di tempat yang sama juga sudah ada penurunan, namun belum sampai ambrol.

Pihaknya pun belum ada seminggu ini sudah melakukan perbaikan dengan cara mengecor diatasnya agar tidak membahayakan pengguna jalan.

"Beberapa saat lalu agak turun tapi belum ambrol jadi paling kita perbaiki atasnya. Ternyata yang rusak, yang trouble itu di bawahnya. jadi kita sudah koordinasi dengan Balai PIALAM untuk melakukan perbaikan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Umi menjelaskan jika usia dari saluran tersebut juga sudah cukup lama.

Mengenai perbaikan, pihaknya akan koordinasi dulu dengan Balai PIALAM, sebelum akhirnya dari Bina Marga akan melakukan perbaikan aspal.

Baca: Jalan di Atas Saluran Air Limbah di Ngabean Ambles

"Saluran limbah dibawah jalan memang boleh, tapi juga ada aturannya. Mungkin itu karena usia juga. Nanti kalau sudah ada perbaikan bawahnya kita baru melakukan perbaikan jalannya. Dalam waktu dekat kita bekerja sama dengan Balai PIALAM. Balai PIALAM memperbaiki bawahnya aja," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved