Bantul

Cabai Jawa, Herbal yang Kaya Akan Khasiat

Banyak jenis tanaman di Bumi Nusantara yang bisa diolah dan dimanfaatkan menjadi obat keluarga.

Cabai Jawa, Herbal yang Kaya Akan Khasiat
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Budi Santosa menunjukkan pohon cabai Jawa yang ditanam dalam polibag di rumahnya di Tegal Malang RT 10, Dusun Grujugan, Desa/Kecamatan/Kabupaten Bantul, Jumat (15/3/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Indonesia merupakan negara yang kaya akan rempah-rempah dan obat-obatan. Banyak jenis tanaman di Bumi Nusantara yang bisa diolah dan dimanfaatkan menjadi obat keluarga.

Salah satunya adalah cabai Jawa.

Cabai jenis ini berbeda dengan cabai pada umumnya. Ia merupakan jenis rempah yang termasuk dalam suku sirih-sirihan atau piperaceae. Nama lainnya adalah cabai jamu. Cabai ini bisa digunakan sebagai obat-obatan.

Salah satu pembudidaya cabai Jawa, Budi Santosa STP, MMA, mengatakan cabai Jawa sebenarnya sudah terkenal sejak zaman dahulu.

Cabai jawa merupakan warisan leluhur kekayaan dari Nusantara. Namun belakangan ini, menurutnya, banyak orang yang belum mengetahui bahwa cabai berbuah bintik ini memiliki banyak khasiat dan kegunaan.

"Antara lain untuk metabolisme tubuh. Melancarkan peredaran darah. Menghangatkan badan dan menambah stamina bagi laki-laki," kata Budi ditemui di rumahnya, di Tegal Malang RT 10, Dusun Grujugan, Bantul, Jumat (15/3/2019).

Baca: 5 Manfaat Makan Kuaci

Selain memiliki banyak berkhasiat, menanam cabai Jawa juga memiliki nilai ekonomis. Harga jual cabai jenis ini bahkan terbilang cukup tinggi.

Budi Santosa menunjukkan pohon cabai Jawa yang ditanam dalam polibag di rumahnya di Tegal Malang RT 10, Dusun Grujugan, Desa/Kecamatan/Kabupaten Bantul, Jumat (15/3/2019)
Budi Santosa menunjukkan pohon cabai Jawa yang ditanam dalam polibag di rumahnya di Tegal Malang RT 10, Dusun Grujugan, Desa/Kecamatan/Kabupaten Bantul, Jumat (15/3/2019) (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

Menurut Budi satu kilo buah cabai Jawa kondisi basah dipasaran dihargai Rp 40 ribu, kering Rp 70 ribu dan cabai Jawa dalam bentuk serbuk dibanderol Rp 100 ribu perkilogram.

"Harganya lumayan tinggi. Karena banyak orang yang cari untuk bahan obat-obatan," katanya.

Budidaya tanaman cabai Jawa ini tidak begitu sulit bahkan bisa dikatakan mudah. Penanaman bisa dilakukan dalam empat media tanam.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved