Sleman

Total 69 Rumah Rusak, 2 Desa di Pakem Nyatakan Status Tanggap Darurat

Ada lima kecamatan di Sleman terdampak kejadian kemarin, namun Kecamatan Pakem mengalami dampak paling parah.

Total 69 Rumah Rusak, 2 Desa di Pakem Nyatakan Status Tanggap Darurat
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala BPBD Sleman, Joko Supriyanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala BPBD Sleman, Joko Supriyanto menyatakan ribuan pohon roboh diikuti sejumlah tiang listrik.

Hal tersebut diakibatkan oleh hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (13/03/2019) sore.

Menurut Joko, selain pohon tumbang, puluhan rumah warga juga alami kerusakan.

Penyebabnya karena tertimpa pohon hingga atap bangunan rusak.

Baca: PBTY Telah Usai, Capaian Tertinggi Masuk Wonderful Indonesia

"Total 69 rumah rusak, mulai ringan hingga berat," kata Joko di Purwobinangun, Pakem pada Kamis (14/03/2019) siang.

Ada lima kecamatan di Sleman terdampak kejadian kemarin, namun Kecamatan Pakem mengalami dampak paling parah.

Hal tersebut juga terlihat dari hasil peninjauan, di mana ada begitu banyak pohon tumbang disertai rumah yang rusak.

"Kedua desa telah menyatakan status Tanggap Darurat," ungkap Joko.

Dua desa tersebut yaitu Candibinangun dan Purwobinangun.

Baca: Pasca Angin Kencang di Sleman, 550 Relawan Lakukan Kerja Bakti Massal

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved