Sleman

Polres Sleman Periksa 5 Saksi Lakalantas Bus vs Motor di Balecatur

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah memberi keterangan pers terkait kecelakaan lalu lintas (lakalantas) bus versus sepeda motor.

Polres Sleman Periksa 5 Saksi Lakalantas Bus vs Motor di Balecatur
Istimewa
Api menghanguskan badan bus yang menabrak pejalan kaki hingga tewas di Jalan Wates, Rabu (13/3/2019) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah memberi keterangan pers terkait kecelakaan lalu lintas (lakalantas) bus versus sepeda motor pada Rabu (13/03/2019) petang.

Rizky menyatakan pihaknya saat ini memfokuskan penyelidikan pada kasus lakalantas dan aksi kriminalitas dari peristiwa yang terjadi di Jalan Wates km 7, Balecatur, Gamping tersebut.

"Saksinya termasuk kernet bus dan warga sekitar," jelas Rizky di Mapolres Sleman, Kamis (14/03/2019).

Rizky menyebut pengendara motor RX King yang tertabrak oleh Bus Antar Jaya nopol AD 1644 CF tersebut bernama Wahyu Cahyono alias Gepeng (37), warga Balecatur, Gamping.

Baca: Kesaksian Warga Soal Pembakaran Bus : Massa Ambil Bensin dari Motor untuk Bakar Bus

Akibat tabrakan tersebut, Wahyu mengalami patah tulang kaki kanan dan benturan di kepala.

"Saat itu yang bersangkutan tidak menggunakan helm, surat-surat kendaraan juga tidak lengkap," jelas Rizky.

Begitu lakalantas terjadi, massa langsung mengepung dan naik ke dalam bus. Penumpang diminta turun dan massa langsung merusak dan membakar bus. Hal tersebut diketahui dari kesaksian supir bus, Joko Sundarto (27).

Baca: Kronologi Bus Antar Jaya Dibakar di Gamping Sleman, Ambil BBM dari Tangki Motor

Menurut Rizky, Joko langsung berlari menyelamatkan diri ke Polsek Gamping tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara kernet bus lari hingga ke daerah Sedayu, Bantul.

"Awalnya mereka ingin menolong korban, tapi lari ketakutan karena diserang massa," kata Rizky.

Rizky menyatakan Wahyu saat ini dalam kondisi luka berat dan dirawat di Rumah Sakit Bethesda, Kota Yogyakarta. Sementara hingga saat ini pihak kepolisian belum menentukan pelaku utama dari lakalantas tersebut.

"Hingga saat ini supir bus masih dalam pemeriksaan," kata Rizky.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved