Yogyakarta

Polda DIY Fokus pada Kepemilikan Peluru

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yulianto mengatakan saat ini RDY ditahan guna menjalani pemeriksaan di Polda DIY.

Polda DIY Fokus pada Kepemilikan Peluru
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polda DIY masih terus melakukan pemeriksaan terhadap RDY, warga Sleman yang tertangkap di Mako Brimob Gondokusuman dan diduga membawa puluhan butir peluru.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yulianto mengatakan saat ini RDY ditahan guna menjalani pemeriksaan di Polda DIY.

Yang menjadi fokus pemeriksaan adalah kepemilikan bahan peledak tersebut.

"Masih di tahan, masih diperiksa di Polda DIY. Kemarin kan disangkakan dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena membawa bahan peledak, peluru yang ditemukan itu kan termasuk bahan peledak," katanya pada Tribun Jogja, Kamis (14/3/2019).

Baca: Bawa 35 Benda yang Diduga Peluru Senjata Api ke Mako Brimob, Seorang Pria Diamankan Polisi

"Sejauh ini masih sesuai dengan sangkaan awal. Belum ada yang lain. Dipenuhi dulu unsur sangkaannya. Dan dibuktikan dulu kepemilikaannya,"sambungnya.

Saat ini pemeriksaan masih terpusat pada RDY.

Pihaknya belum memanggil pihak keluarga untuk dimintai keterangan.

Terkait dengan pemeriksaan kejiwaan lanjutnya, ia belum mendapat informasi lebih lanjut.

Baca: Bawa Peluru ke Mako Brimob Polda DIY, Seorang Pria Diamankan Polisi

Tes kejiwaan akan dilakukan jika penyidik menganggap perlu (tes kejiwaan).

"Tes kejiwaan belum dapat informasi, akan ada atau tidaknya itu tergantung, diperlukan atau tidak. Bisa jadi diperlukan, jika yang bersangkutan jawabannya berubah-ubah atau inkonsistensi. Kalau pertanyaannya sama tetapi jawabannya beda-beda, nah itu inkonsistensi, bisa jadi perlu (tes kejiwaan)," lanjutnya.

Untuk hasil pemeriksaan sementara, sejauh ini RDY bukan merupakan jaringan teroris atau tergabung dalam kelompok-kelompok tertentu. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved