Piala Presiden 2019

Borneo FC Tak Lagi Punya Peluang, Madura United Pantang Remehkan Lawan

Borneo FC Tak Lagi Punya Peluang, Madura United Pantang Remehkan Lawan di Laga Pamungkas Penyisihan Grup D

Borneo FC Tak Lagi Punya Peluang, Madura United Pantang Remehkan Lawan
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Pelatih Madura United, Dejan Antonic (kiri) didampingi pemain Fandry Imbiri pada pre match press conference lawan Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Madura United bakal mekakoni laga terakhir fase penyisihan grup D Piala Presiden 2019 lawan Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019) mendatang.

Bagi Borneo FC, laga tersebut memang tak lagi menentukan sebab mereka telah dipastikan tersingkir usai menelan dua kekalahan di dua laga awal. Sebaliknya, Madura United harus memetik kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2019.

Saat ini tim berjulukan Sape Kerrab berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup D Piala Presiden 2019 dengan koleksi empat poin. Madura hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen sementara, Persija Jakarta.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic mengatakan situasi tersebut tak lantas membuat Borneo FC menjadi lawan remeh. Sebab, meski berada di juru kunci grup, Dejan Antonic menganggap, tim berjuluk Pesut Etam itu dapat menyulitkan timnya mendapatkan kemenangan.

Baca: PSS Sleman vs Persija Jakarta, Tekad Super Elang Jawa Jaga Asa Lolos 8 Besar

"Ini game terakhir buat kami besok. Game penting sekali, sama seperti semua pertandingan sebelumnya," kata Dejan Antonic, Kamis (14/3/2019).

"Pada game ini, kami punya peluang besar untuk menang dan bisa masuk ke babak delapan besar," imbuhnya.

Pada laga tersebut, Madura United harus mengunci kemenangan untuk menentukan lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2019.

Jika ingin lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2019, Madura United harus bisa menjadi juara grup D.

"Penting sekali kami lolos dan kami sudah persiapkan tim masuk di jalan yang benar. Semoga ketika Liga 1 di bulan Mei dimulai, tim sudah matang," kata Dejan Antonic.

Baca: PSS Sleman Siap Maksimalkan Peluang

Madura United dipastikan pun tidak akan bisa memainkan dua pemain andalannya, Syahrian Abimanyu dan Asep Berlian di laga tersebut.

Abimanyu absen lantaran mengalami cedera, sedangkan Asep Berlian mengalami akumulasi hukuman kartu kuning.

Atas kondisi ini, Dejan Antonic menyatakan jika absennya kedua pemain tersebut dipastikan tidak akan berpengaruh ke penampilan tim. Sebab, saat ini ada sejumlah pemain siap untuk diturunkan melawan Borneo FC.

Baca: Drawing Babak 8 Besar Liga Champions Live Streaming UEFA, Hasil Undian dan Jadwal Pertandingan

Bahkan, ada sejumlah pemain minim mendapatkan jam main di Piala Presiden kali ini, yakni Gufroni Almakruf, Engelberd Sani, Yohan Prayoga, M. Ridwan (PG), Fajar Ramadhan Ginting dan Rafid Ikhwanuddin (PG). Dari kelima pemain tersebut, sangat dimungkinkan akan mendapatkan jam main saat menghadapi Borneo FC.

"Semua pemain yang ada memiliki semangat yang samadan kemampuan mereka juga sama baiknya, hanya tinggal waktu yang menentukan mereka untuk bisa bermain dalam pertandingan kedepan," ungkap Dejan.

"Fokus kami adalah menghadapi pertandingan melawan Borneo Fc nanti. Kami dan semua pemain yang ada akan berusaha bekerja keras dan sebaik mungkin untuk menjadi pemenang. Karena memenangi pertandingan adalah satu-satunya kesempatan untuk bisa melanjutkan ke pertandingan berikutnya," pungkasnya.(tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved