Yogyakarta

259 Pohon Tumbang, 172 Rumah Rusak Ringan Akibat Angin Kencang di DIY

Biwara menjelaskan akibat dari hujan deras ini, terdapat 154 keluarga terdampak di 71 dusun yang ada di DIY.

259 Pohon Tumbang, 172 Rumah Rusak Ringan Akibat Angin Kencang di DIY
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Petugas sedang membersihkan sisa-sisa pohon tumbang dan membenahi kabel listrik di Jalan Pakem-Turi, Purwobinangun, Pakem, Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang beberapa wilayah di DIY pada Rabu (13/3/2019) siang mengakibatkan sedikitnya 259 pohon tumbang dan 172 rumah warga rusak.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana menjelaskan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu tersebut membuat setidaknya 13 kecamatan dan 71 desa/kelurahan di Kabupaten Sleman, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta mengalami kerusakan.

Biwara menjelaskan akibat dari hujan deras ini, terdapat 154 keluarga terdampak di 71 dusun yang ada di DIY.

"Hujan deras dan angin kencang yang terjadi mengakibatkan banyak pohon tumbang. Setidaknya terdapat 259 pohon tumbang di 13 kecamatan, 172 rumah rusak ringan, dan 1 rumah rusak berat," terangnya.

Baca: Potensi Angin Kencang Masih Terjadi, Bupati Sleman Minta Warga Waspada

Selain pohon dan rumah, hujan deras dan angin kencang juga mengakibatkan 11 tempat usaha, 7 kendaraan, 4 fasilitas pendidikan, 1 Fadillah kesehatan, 3 fasilitas ibadah, 1 fasilitas pemerintah dan satu pos ronda rusak.

Selain itu, angin kencang ini juga mengakibatkan 44 jalur listrik dan 1 jaringan telepon terputus.

Lebih lanjut, Biwara menjelaskan jika hujan dan angin kencang yang terjadi pada Rabu (13/3/2019) tersebut memanglah hujan dan angin kencang yang mengakibatkan kerusakan terparah pada musim hujan kali ini.

Dia menerangkan jika cakupan wilayah terdampak cukup luas dibandingkan sebelumnya.

"Cakupan wilayah terdampak cukup luas. Dimana ada 13 kecamatan, 71 desa/kelurahan dan 71 dusun yang terdiri dari 154 keluarga yang terdampak," ungkapnya.

Baca: Pasca Angin Kencang di Sleman, 550 Relawan Lakukan Kerja Bakti Massal

Biwara menghimbau agar di musim hujan ini masyarakat selalu berhati-hati dan memantau terus prakiraan cuaca.

Selain itu, ketika hujan deras disertai angin, masyarakat dihimbau agar jangan sampai berteduh dibawah pohon maupun tiang listrik.

Sementara itu, Humas UGM Iva Ariani menjelaskan jika hujan lebat dan angin kencang yang terjadi di hari Rabu, mengakibatkan beberapa pohon tumbang.

"Tercatat ada beberapa pohon tumbang dan ranting patah sekitar 10 kasus yang tersebar di beberapa titik. Titik tersebut antara lain Jl Olahraga, Jl Trengguli, Perpustakaan, PKKH, beberapa fakultas (MIPA, FK-KMK, Psikologi) Perumahan dosen Bulaksumur, Kantong Parkir, dan asrama," ungkapnya.

Baca: Korban Akibat Angin Kencang di Sleman Bertambah Menjadi 13 Orang

Iva menambahkan jika untuk kejadian pohon tumbang di sekitar perpustakaan UGM, setidaknya terdapat dua pohon Flamboyan yang roboh dan menimpa 15 sepeda motor.

"15 sepeda motor rusak, dimana 10 rusak ringan dan 5 rusak berat. Namun Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved