Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Mulut Oleh Prodi Kedokteran Gigi UMY

Rata-rata tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut masyarakat cenderung rendah

Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Mulut Oleh Prodi Kedokteran Gigi UMY
Ist
Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Mulut Oleh Prodi Kedokteran Gigi UMY 

PELATIHAN KADER KESEHATAN GIGI DAN MULUT OLEH PRODI KEDOKTERAN GIGI UMY:  “PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA PENGUKURAN KARIES GIGI MENGGUNAKAN INDEKS DMF-T”

Hasil survei yang pernah dilakukan oleh dosen Prodi KG UMY pada tahun 2017 menunjukkan bahwa rata-rata frekuensi menyikat gigi masyarakat Dusun Pendul, Desa Argorejo, Sedayu Bantul adalah sebanyak 2 kali sehari, akan tetapi waktu, durasi dan teknik menyikat gigi belum benar.

Rata-rata tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut masyarakat cenderung rendah, serta angka karies/lubang gigi sangat tinggi yaitu rata-rata 8 gigi per-orang.

Berdasarkan hasil survei tersebut dan dukungan penuh dari LP3M Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dosen Prodi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (drg. Sri Utami, MPH.; drg. Novitasari Ratna Astuti, MPH. dan drg. Afina Hasnasari Heningtyas, MPH.) beserta 4 mahasiswa (Ollyvia, Arya, Fajar dan Azis), membuat dan melaksanakan program pengabdian masyarakat untuk Dusun Pendul, berupa program pemberdayaan masyarakat terkait pengetahuan dan perilaku kesehatan gigi mulut serta cara pengukuran karies/lubang gigi dengan menggunakan indeks DMF-T. Sasaran kegiatan program adalah 12 kader kesehatan gigi dan mulut Dusun Pendul pada hari Sabtu 09 Maret 2019.

Tujuan kegiatan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, minat dan peran serta kader di bidang kesehatan gigi dan mulut, sehingga dapat tercapai perilaku hidup sehat khususnya kesehatan gigi dan mulut dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara mandiri (empowerment) sedangkan tujuan khusus yaitu:

1. Meningkatkan pengetahuan kader tentang UKGM (Usaha Kesehatan Gigi Masyarakat)

2. Meningkatkan pengetahuan kader tentang kesehatan gigi secara umum

3. Meningkatkan pengetahuan kader tentang cara-cara pencegahan penyakit gigi dan mulut

4. Meningkatkan kemampuan kader tentang cara pemerikaan gigi dan mulut secara sederhana (pengukuran indeks DMF-t) dengan menggunakan alat diagnostik pada warga dusun Pendul.

5. Meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan pertolongan pertama pada sakit gigi

Halaman
12
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved