Magelang

Ini Siasat Ganjar Pranowo Tekan Tingginya Kasus Tuberculosis di Jawa Tengah

Ini Siasat Ganjar Pranowo Tekan Tingginya Kasus Tuberculosis di Jawa Tengah

Ini Siasat Ganjar Pranowo Tekan Tingginya Kasus Tuberculosis di Jawa Tengah
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan, berfoto bersama dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam acara peringatan hari TBC sedunia dan peringatan 70 tahun kemitraan Amerika Serikat dan Indonesia, di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Minggu (10/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan, jumlah kasus tuberculosis (TBC) di Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 lalu mencapai 49.616 kasus. Jumlah ini masih relatif tinggi.

Ganjar pun atur siasat untuk menekan tingginya kasus tersebut di Jawa Tengah.

"Tahun 2018, ada sebanyak 49.616 penderita tuberculosis di Jawa Tengah, dengan case notification sebanyak 143 kasus per 100ribu. Jumlah penemuan kasus TBC di Jawa Tengah memang meningkat. Kami harus segera lakukan upaya untuk menekannya," kata Ganjar, Minggu (10/3/2019) peringatan Hari Tuberkulosis se-dunia Tahun 2019 dan peringatan 70 tahun kemitraan Amerika Serikat dan Indonesia di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang.

Sejumlah siasat dilakukan oleh Pemprov Jateng untuk menanggulangi TBC di Jawa Tengah. Mulai dari menggeliatkan Peraturan Daerah (Perda) dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyakit di Jawa Tengah sejak tahun 2013 lalu.

Baca: Dubes Amerika: Jutaan Jiwa jadi Korban Tuberculosis, Ancaman Serius yang Harus Diberantas

Kemudian tahun 2014, mulai dibentuk aturan umum ke khusus untuk menangani masalah penyakit termasuk TBC.

Ganjar pun membuat surat edaran tahun 2018 lalu untuk mendorong dukungan percepatan pemberantasan TBC ke daerah.

"Ini sebagai bentuk keseriusan kita untuk menanggulangi TBC di seluruh Jawa Tengah, melalui pergub aksi daerah penanggulangan TBC, setelah edaran kita bikin regulasinya. melalui semua itu Jateng jadi wilayah penyangga eliminasi TBC nasional. Contohnya, Surakarta yang sudah ada aksi daerah eliminiasi TBC. Ada nisiasi antara Pemda dan kelompok masyarakat yang serius menanggulangi masalah ini," katanya.

Upaya lain adalah dengan menggerakkan para ibu kader PKK untuk dapat masuk ke keluarga-keluarga, memberikan edukasi terhadap penyakit TBC. Ada juga Saka Bhakti Husada, yang menjadi juru berkampanye, berkeliling dari wilayah ke wilayah di daerah untuk menjadi penyuluh kesehatan akan bahaya TBC di masyarakat.

"Kita berikan perhatian penuh terhadap masalah ini. Ibu-ibu pkk mencoba dorong, mereka bisa masuk ke keluarga untuk memberikan edukasi, peduli sejak awal sesuai aturan yang ada. Disamping itu juga pramuka, Saka bhakti husada, dia akan menjadi juru bicara berkampanye berkeliling agar semua mengerti dan peduli, ikut mencegahnya dan juga menjadi penyuluh yang bisa membantu kita terhadap antisipasi TBC," ujar Ganjar.(tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved