Bantul

Simulasi Nasional Pemilu 2019 di Bantul, Ini yang Perlu Diperbaiki

Simulasi ini dilaksanakan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman masyarakat terhadap situasi di TPS.

Simulasi Nasional Pemilu 2019 di Bantul, Ini yang Perlu Diperbaiki
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Simulasi nasional Pemilihan Umum serentak tahun 2019 digelar di area Goa Selarong, Guwosari, Pajangan, Bantul.

Dalam catatan Bawaslu, ada sejumlah hal yang menurutnya perlu dievaluasi.

Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan secara keseluruhan simulasi sudah berjalan baik.

Kendati demikian, ada sejumlah evaluasi yang perlu diperbaiki.

Baca: Uniknya Citarasa Choi Pan di Yamie Singkawang Yogyakarta

Di antaranya, keberadaan lubang di sebelah kiri bilik suara yang menurutnya terbuka terlalu lebar, sehingga orang di luar tempat pemungutan suara bisa leluasa melihat pemilih yang sedang mencoblos.

"Surat suara yang menumpuk dan diletakkan diatas meja itu rawan. Ketika ada angin nanti malah jatuh," tutur Rahmat, sambil melihat ke arah surat suara.

Benar kata Rahmat.

Dari pantauan Tribunjogja.com, di atas meja kelompok penyelenggara pemungutan suara [KPPS] terlihat surat suara menumpuk cukup banyak, nyaris memenuhi meja KPPS.

Selain itu, Rahmat juga menyoroti bagaimana ketika saat penyelenggaraan pemihan umum turun hujan, apakah tenda sudah aman.

Baca: Simulasi Nasional Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2019 Digelar di Goa Selarong

Surat suara juga aman dan dipastikan tidak basah atau rusak.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved