LIVE STREAMING dan Prediksi PSS Sleman vs Borneo FC - Kick Off 18.30, Super Elja Usung Misi Revans

Di pertandingan perdana Selasa (5/3/2019) lalu, PSS harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 0-2.

Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Skuat PSS Sleman di Piala Presiden 2019 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman melakoni partai hidup mati dalam laga kedua Grup D Piala Presiden 2019 kontra Borneo FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019) malam nanti.

Ya, jika kembali menelan hasil minor, Bagus Nirwanto dan kolega dipastikan tersingkir.

Pasalnya, di pertandingan perdana Selasa (5/3/2019) lalu, PSS harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 0-2.

Sementara kondisi Borneo FC bisa dibilang tidak kalah memprihatinkan, setelah pada laga sebelumnya digunduli Persija Jakarta lima gol tanpa balas. 

Namun, kedua kesebelasan ini sejatinya sudah saling memahami peta kekuatan masing-masing.

Pasalnya, PSS dan Borneo sempat bersua Februari lalu, di babak 16 besar Piala Indonesia 2018, dimana Pesut Etam menorehkan keunggulan agregat 0-1 kala itu.

Akan tetapi, skuat PSS di Piala Indonesia 2018 silam jelas berbeda dengan saat ini.

Benar saja, ketika itu, Super Elang Jawa belum diperkuat satupun pemain asing. Sedangkan kini, Alfonso de la Cruz dan Brian Ferreira telah merapat dan bisa diturunkan.

Alhasil, Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mengusung misi revans dalam bentrok kali ini, sekaligus mengamankan peluang lolos ke fase knock out Piala Presiden 2019.

Ia meyakini, anak asuhnya memiliki motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan kontra Borneo FC.

"Keinginan untuk memenangkan pertandingan pasti ada, tapi kalau dendam tidak ya. Saya pikir semangat itu harus dibawa pemain, untuk revans-lah," katanya, Kamis (7/3/2019).

"Tapi, terus terang, saya lebih fokus pada bagaimana tim ini bermain. Artinya, kalau cetak gol, atau bobol, ya bagaimana prosesnya, apa yang terjadi di sana. Saya lebih fokus pada perkembangan tim," imbuh mantan penggawa Timnas Indonesia itu.

Seto mengakui, untuk menjaga asa melaju ke babak berikutnya, mau tidak mau, dua pertandingan tersisa di fase grup harus dimenangkan.

Ia pun memastikan, kondisi fisik anak asuhnya sudah jauh lebih bugar, dibandingkan saat meladeni Madura United lalu.

"Dengan kondisi lebih baik, pemain kami harapkan bisa meminimalisir kesalahan di pertandingan sebelumnya. Ya, di laga kemarin, anak-anak cukup berat di otot, bisa dilihat dari kecepatannya, terus saat balik badan dan seringkali salah umpan," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved