Techno

Berdayakan Pedagang Sayur Pasar Tradisional, Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi OkeSayur

Berdayakan Pedagang Sayur Pasar Tradisional, Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi OkeSayur

Berdayakan Pedagang Sayur Pasar Tradisional, Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi OkeSayur
Tribun Jogja/ Sitia Umaiyah
Mahasiswa UGM sukses mengembangkan aplikasi OkeSayur untuk membantu pedagang pasar tradisional menghadapi tantangan perkembangan zaman. 

TRIBUNJOGJA.COM - Berawal dari keprihatinan terhadap eksistensi pasar tradisional yang semakin hari semakin melemah serta perkembangan teknologi yang harusnya dapat termanfaatkan dengan baik, beberapa mahasiswa UGM kembangkan Aplikasi OkeSayur.

Aplikasi yang ditujukan untuk membantu pedagang-pedagang pasar tradisional agar tidak kalah eksis dalam perkembangan zaman.

Nindi Kusuma Ningrum, Co-founder OkeSayur yang juga mahasiswi Teknologi Informasi UGM mengungkapkan  saat ini aplikasi tersebut sudah menjangkau dua pasar tradisional, yakni pasar Klaten di Klaten, dan Pasar Kranggan di Kota Yogyakarta.

Baca: Solusi Tangani Buangan Sampah Liar, DLH Sleman Tawarkan 3 Skema

Dia menerangkan aplikasi ini bukan hanya membantu masyarakat yang ingin berbelanja namun tidak memiliki cukup banyak waktu, juga untuk menjaga kelestarian pasar tradisional.

"Aplikasi ini memang dirancang untuk mengembangkan pasar lokal, dimana saat ini kebiasaan masyarakat turut bergeser ke pasar modern. OkeSayur ini hadir hujan hanya untuk membantu masyarakat dalam berbelanja sayur dan kebutuhan dapur. Juga turut menjaga kelestarian pasar tradisional," ungkapnya pada Jumat (8/3/2019)

Aplikasi ini mulai dilaunching pada November 2017 lalu bersama dengan 9 rekannya yang lain, yang mana 7 dari UGM dan dua orang lagi dari luar UGM. Kini aplikasi ini sudah menggandeng 10 mitra pedagang di pasar tradisional.

Baca: Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Berkunjung ke University of Southern California

Untuk produk yang tersedia sendiri ada sekitar 150'an produk yang terdiri dari sayur, buah, seafood, daging, bumbu dapur dan produk organik.

"Ada 64 macam sayuran, 39 buah, 40 jenis seafood, 20 jenis lauk pauk, serta beberapa produk organik," ungkapnya.

Nindi menyampaikan saat ini sudah ada lebih dari 1000 orang yang mendownload, serta 700 orang yang aktif.(tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved